Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Kampus
  • STUBA Menggelar “Kelahiran” di Student Center
  • Berita Kampus

STUBA Menggelar “Kelahiran” di Student Center

Salah satu adegan dalam pagelaran teater monolog berjudul “Kelahiran” yang dipentaskan STUBA di Student Center, Rabu petang (27/2). (Sugiharto/SM)

Unisba, SM – Gedung Student Center (SC) disulap dengan nuansa hitam yang gulita menyerupai panggung teater mini. Alunan musik klasik yang berpadu apik dengan lakon aktris, kian memoles monolog yang digelar.

Suara Mahasiswa Februari 27, 2013

Perempuan hamil (Ika) asik bercerita dengan bayi yang ada di dalam kandungannya. Sesekali ia mengelus perutnya, menyampaikan harapan dan doa kepada sang buah hati.

“Ndok.. sebentar lagi kamu akan lahir, sudah delapan bulan kamu bersembunyi,” kelakarnya. “Sebelum kamu lahir, bapakmu sudah menyiapkan kain popok untukmu. Tentu dia juga takkan keberatan kalau harus membersihkan tubuh mungilmu dari kotoran, saat kamu ngompol atau saat buang air besar di tengah malam,” tukas perempuan hamil itu.

Beberapa saat kemudian, ia tiba-tiba mengernyitkan kening sambil memegang kandungannya. Lalu, ia pun terbaring di lantai dengan muka yang menahan sakit.

“Cepat pulang suamiku! Anak kita akan segera lahir. Anak kita akan segera sekolah dan menjadi dokter. Cepat pulang!” teriaknya.

Sepenggal monolog berjudul “Kelahiran” karya Agus Budiawan digelar oleh Study Teater Unisba (STUBA) di gedung Student Center, Rabu petang (27/2). Pagelaran ini merupakan bentuk ujian berakting bagi angkatan baru yang akan menjadi anggota STUBA.

Sutradara Tony Supriatna ingin menampilkan sosok perempuan yang sangat mencintai keluarga. Kondisi kejiwaan yang memperihatinkan tergambar dalam gelaran tersebut, di mana perempuan hamil itu mengalami frustasi lantaran ditinggal tewas oleh suaminya yang tersambar petir. Meski begitu, ia pun tetap setia menanti kehadiran sang suami yang telah tiada. Segendang sepenarian, bayi yang dikandung perempuan itu mengalami abortus.

“Saya ingin memperlihatkan wujud kasih sayang dari seorang isteri sekaligus ibu, yang sangat menyanyangi suami dan anaknya,” begitu jelas Tony.

Dari seluruh penonton yang hadir saat itu, Presiden Mahasiswa Muhammad Yusuf Sahroni terlihat turut menonton pagelaran. Ia pun sangat mengapresiasi. Meski baru kali pertama melihat teater STUBA di ruang tertutup, Yusuf mengaku sangat menikmati. “Pagelarannya luar biasa. Untuk STUBA, maju terus pantang mundur!” pesannya, saat diwawancara Suaramahasiswa seusai menonton.

Tak hanya monolog “Kelahiran” karya Agus Budiawan, Stuba juga menampilkan pagelaran monolog “Kenangan-kenangan Wanita Pemalu” karya Ws. Wendra yang menceritakan tentang kisah cinta seorang gadis pemalu yang mencintai seorang pria. (Sugiharto/SM)

Continue Reading

Previous: Taraksa yang Tak Biasa
Next: E-Fest, Rangkum Event Jurnalistik dalam Seni

Hal Terkait

Unisba Rencanakan Penyesuaian Pola Kerja dan Kegiatan Akademik Jarak Jauh
  • Berita
  • Berita Kampus

Unisba Rencanakan Penyesuaian Pola Kerja dan Kegiatan Akademik Jarak Jauh

April 26, 2026
Mahasiswa Refleksikan Penyerangan Aparat melalui Diskusi, “Merawat Ingatan & Lawan Balik”
  • Berita
  • Berita Kampus

Mahasiswa Refleksikan Penyerangan Aparat melalui Diskusi, “Merawat Ingatan & Lawan Balik”

April 19, 2026
BEMU Fokus Rampungkan Program Kerja di Sisa Masa Kepengurusan
  • Berita
  • Berita Kampus

BEMU Fokus Rampungkan Program Kerja di Sisa Masa Kepengurusan

Maret 18, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Unisba Rencanakan Penyesuaian Pola Kerja dan Kegiatan Akademik Jarak Jauh
  • Berita
  • Berita Kampus

Unisba Rencanakan Penyesuaian Pola Kerja dan Kegiatan Akademik Jarak Jauh

April 26, 2026
Tantangan Implementasi Akal Imitasi di Unisba
  • In-Depth

Tantangan Implementasi Akal Imitasi di Unisba

April 21, 2026
Wajah Otoritarianisme di Balik Topeng Demokrasi Indonesia
  • In-Depth

Wajah Otoritarianisme di Balik Topeng Demokrasi Indonesia

April 21, 2026
Eksistensi BEMU dan DAMU dalam Krisis Relevansi di Unisba
  • In-Depth

Eksistensi BEMU dan DAMU dalam Krisis Relevansi di Unisba

April 21, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.