Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Harian
  • Taraksa yang Tak Biasa
  • Berita Harian

Taraksa yang Tak Biasa

Suara Mahasiswa Februari 27, 2013

 



Bandung, SM – Berawal dari keinginan membuat konser musik, hingga tercetus ide pementasan teater berjudul Taraksa. Berlokasi di Teater Tertutup Taman Budaya Jawa Barat, Bandung, pagelaran Teater EPIK volume #5 digelar. Berangkat dari naskah karya Sutansyah Marahakim yang juga merangkap sutradara Taraksa.

Proses eksekusi naskah, pemain, dan lainnya berlangsung selama kurang lebih enam bulan, terhitung sejak September 2012. Pemain berasal dari berbagai SMA dan Universitas di Bandung. Talitha Yurdhika pemain Taraksa mengatakan, “Kendala dalam latihan hanya ada di waktu dan kekompakan antar tim”.

Mengangkat tema fantasi dengan setting panggung berbeda dari teater lainnya coba ditawarkan Taraksa ke penonton. Letak pemusik yang berada di depan panggung, memberikan kesan lebih mencolok ketimbang pagelaran teaternya. Hal ini diakui Marikar Arsy selaku produser sebagai pembeda Taraksa dari teater lain, “Taraksa merupakan konser musik yang ada cerita teaterikalnya. Jadi, musik yang divideo klip oleh teater, namun bukan teater musikal.”

Selain itu, penonton juga diajak berpartisipasi dalam teater ini, dengan turut memegang lilin dipertengahan jalan cerita. Beberapa pemain dalam Taraksa juga turun ke kursi penonton dan melanjutkan lakonkan di sana. “Suprise! Pemain turun dan ini baru. Aneh tapi bagus,” ujar Mirna Suwardani penonton yang juga orang tua pemeran utama Taraksa.

Taraksa sendiri bercerita tentang kisah pemuda yang pergi menentang langit untuk menjemput kembali wanita yang dicintainya, Chiandra. Singkat cerita, pemuda yang bernama Taraksa itu pada akhirnya tetap tidak berhasil menjemput cintanya, meski sudah bertarung dan memberikan segalanya, karena Chiandra memilih untuk tidak kembali. “Taraksa is such a blessing,” ungkap Gufron Perdana pemain Taraksa.

Teater EPIK volume #5 ini berlangsung dua hari dengan tiga kali pertunjukan (petang, purnama, dan penutup), dari 26-27 Februari dengan pertunjukan alur cerita yang sama persis. Di lokasi pagelaran, penonton juga dapat membawa pulang aksesoris Taraksa yang dijual dengan harga beragam.

Arsy mengatakan, untuk mengadakan pementasan harus berani dari produksinya dan juga kesipan konten. “Semoga ini bisa jadi wadah mengekspresikan jiwa seni mereka, generasi muda,” tutup Arsy. (Monica Rantih Pertiwi/SM)

Continue Reading

Previous: Galeri Majalah Suara Mahasiswa
Next: STUBA Menggelar “Kelahiran” di Student Center

Hal Terkait

Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker
  • Berita
  • Berita Harian

Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker

Maret 17, 2026
IWD 2026 di Bandung Suarakan Hak-hak Perempuan dan Kelompok Rentan
  • Berita
  • Berita Harian

IWD 2026 di Bandung Suarakan Hak-hak Perempuan dan Kelompok Rentan

Maret 9, 2026
Enam Demonstran Divonis Penjara, Penasihat Hukum Angkat Bicara
  • Berita
  • Berita Harian

Enam Demonstran Divonis Penjara, Penasihat Hukum Angkat Bicara

Februari 24, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Unisba Rencanakan Penyesuaian Pola Kerja dan Kegiatan Akademik Jarak Jauh
  • Berita
  • Berita Kampus

Unisba Rencanakan Penyesuaian Pola Kerja dan Kegiatan Akademik Jarak Jauh

April 26, 2026
Tantangan Implementasi Akal Imitasi di Unisba
  • In-Depth

Tantangan Implementasi Akal Imitasi di Unisba

April 21, 2026
Wajah Otoritarianisme di Balik Topeng Demokrasi Indonesia
  • In-Depth

Wajah Otoritarianisme di Balik Topeng Demokrasi Indonesia

April 21, 2026
Eksistensi BEMU dan DAMU dalam Krisis Relevansi di Unisba
  • In-Depth

Eksistensi BEMU dan DAMU dalam Krisis Relevansi di Unisba

April 21, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.