Oleh: Bobby Agung Prasetyo
Potret depan Unisba di sore hari, (23/05). Pemilu Unisba 2012 yang sebentar lagi akan digelar, diharapkan dapat memperoleh pemimpin yang bisa membawa Unisba ke arah yang lebih baik.
Bandung – Dalam satu minggu ini, 21 – 26 Mei, Dewan Amanat Mahasiswa Unisba (DAMU) membuka pendaftaran bagi mahasiswa yang berminat untuk menjadi presiden mahasiswa dan wakilnya. Sosialisasi dan publikasi mengenai pendaftaran ini juga sudah dilakukan baik dari selembaran yang ditempelkan di segala sudut mading, hingga secara canggih yaitu melalui broadcast message di Blackberry Messenger. Virdy Abdussalam, mahasiswa ilmu komunikasi 2011, mengaku kebagian pesan tersebut di ponsel Blackberry miliknya. “Ya, saya baru taukemarin dari broadcast di BBM”, ujarnya.
Baik dari selembaran yang tertempel, hingga pesan di Blackberry Messenger, kurang lebih isinya sama: menawarkan bagi siapa saja mahasiswa Unisba yang ingin mencalonkan diri sebagai Presiden mahasiswa 2012. Untuk formulir, bisa diambil ke sekre BPPU, di kantor DAMU. Dan mengenai persyaratan, bisa juga ditanyakan di sekre tersebut.
Soal sistem dan mekanisme pemilu, Fauzan selaku ketua DAMU berujar bahwa masih sama seperti tahun lalu. “Yang agak berbeda dengan tahun lalu itu paling tata tertib dan kriteria calon presma tersebut. Contohnya mereka harus bisa mengumpulkan minimal 300 kartu tanda mahasiswa (KTM) asli dari tiap mahasiswa, jadi satu paket ini minimal sudah punya 300 pemilih”, ucap Fauzan. Kriteria lainnya yaitu calon presma – wapresma juga diminta membuat artikel berjudul “Student Government”, sehingga mereka memiliki pengetahuan seputar bagaimana tata caranya pemerintahan mahasiswa yang baik itu.
Mengenai calon, Fauzan mengaku bahwa hingga saat ini (23/05), belum ada yang mengambil formulir pendaftaran ke sekre BPPU. Tapi ketika ditanya soal desas-desus siapa yang akan mencalonkan diri, ia sudah mendengar hal tersebut. “Saya belum bisa menyebutkan siapa nama calon dan dari fakultas mananya”, tuturnya.
