
Oleh : Adil Nursalam
Bandung (12/5) Universitas Islam Bandung – Ikatan Perancang Busana Muslim (IPBM), Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Peragaan Busana Muslim bertemakan “Shaleh dan Shalehah dalam Gaya Busana Muslim” (Busana Bernilai Tinggi untuk Umat Muslim), bertempat di Unisba Jln. Tamansari No.1.
Acara fashion show ini merupakan bentuk konkret dalam tatabusana yang berfungsi agar bisa menutup aurat sesuai syariat. Selain itu berfungsi juga sebagai identitas, perhiasan manusia, karena perhiasan adalah naluriah yang menghasilkan keindahan, keelokan, keserasian yang bertanggung jawab adalah fitrah manusia. Event ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mensosialisasikan masyarakat Unisba khususnya dan masyarakat luas umumnya, agar merubah mindset bahwa busana muslim tidak ribet, tidak jadul. Selain itu, fungsi kampus Unisba adalah untuk memperkenalkan bahwa kampus bukan hanya sekedar tempat mencari ilmu, melainkan harus membaur ke dalam kehidupan nyata masyarakat, adalah bagian dari upaya menurunkan kampus menjadi rumah peradaban.
Acara ini juga merupakan upaya membangun citra kampus Unisba yang bukan hanya sebagai tempat mencari ilmu saja, tetapi dalam rangka membina, menggali dan menumbuh kembangkan bakat mahasiswa dalam permodelan. “terbukti dalam 2 minggu persiapan, 93 mahasiswa dalam waktu 5 hari dilatih, dan tampilannya sudah seperti model professional”. Tutur Afandiis selaku ketua penyelenggara. Rektor Unisba Prof.Dr.dr. M.Thaufiq Siddiq Boesoirie, M.s.,SpTHT KL(K), juga mengungkapkan harapannya agar event ini bisa menjadi cikal bakal bagi terbentuknya UKM yang bergerak di bidang fashion yang sesuai dengan syariat Islam.
Model-model yang tampil adalah 100% mahasiswa Unisba. “Awalnya deg-gegan, tapi seneng acara kaya gini, baru pertama kali juga, bagus kita bisa menyalurkan bakat-bakat model yang ada di kampus”. Tutur Ratu, Fakultas Psikologi 2008 salah satu peserta yang menjadi model dalam acara ini.
Selain menampilkan beberapa model busana muslim. Event ini juga turut megadakan beberapa stand yang terjajal di sekitaran pelataran parkir kampus. Salahsatunya stand brand Mangrupa dari Garut, memiliki produk fashion sandal sepatu yang sempat di pesan oleh Ibu Rektor. “Acara ini sangat menguntungkan, dimana kita mempromosikan produk kita mangrupa, jadi biar bisa di kenal juga di Unisba selain di pasaran” tutur Ida Widya pemilik brand Mangrupa.
Event ini turut dimeriahkan oleh performance STUBA (Studi Teater Unisba) dan beberapa Door Prize hadiah yang cukup menggiurkan seperti uang tunai Rp. 200.000.- dari salah satu Bank yang menjadi sponsor.
Rinka Lidyaputri salah seorang pengunjung dari Universitas Widyatama juga mengungkapkan ketertarikannya dengan desain busana muslim yang ditampilkan. “Bagus, jarang-jarang fashion show busana muslim di kampus, di kampus aku juga belum ada” tambahnya.
Ketua pelaksana merasa lega karena event ini berjalan cukup spektakuler, bangga dan terharu karena animo massa undangan diluar dugaan. Event ini juga turut dihadiri oleh Ibu Neti selaku ibu Gubernur, kepala Desperindag provinsi Jawa Barat, Direktur promosi produk dalam negeri, kementrian pariwisata dan ekonomi, beberapa perwakilan Rektor dari perguruan tinggi Islam swasta di Indonesia seperti Universita Islam Indonesia, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Islam Sultan Agung.

Dah seminggu saya cuba cari bahan untuk assigment … last2 dapat kat blog nie… terima kasih di atas artikel yang amat bermanfaat kepada saya nie… 🙂
Dah seminggu saya cuba cari bahan untuk assigment … last2 dapat kat blog nie… terima kasih di atas artikel yang amat bermanfaat kepada saya nie… 🙂
Baru jer kejap tadi tgk tv … filem berkenaan topic nie….
terima kasih atas maklumat yg baik ni… suka blog awak 🙂
Baru jer kejap tadi tgk tv … filem berkenaan topic nie….
terima kasih atas maklumat yg baik ni… suka blog awak 🙂