Sempitnya lahan Parkir di Unisba,sejumlah mahasiswa terpaksa memarkirkan kendaraanya di luar area kampus, pada Selasa (25/2). Krisis lahan parkir ini membuat banyak mahasiswa resah dan kerepotan.
Suaramahasiswa, Unisba – Keterbatasan lahan parkir di Unisba, pihak kepala bagian Keamanan Ketertiban dan Kebersihan (Kamtiber) menghimbau kepada mahasiswa baru Unisba untuk tidak membawa kendaraan pribadi. Hal itu dilakukan, mengingat jumlah mahasiswa baru yang mencapai 2000 orang.
Agus Hamza selaku Kabag Kamtiber memaparkan lahan parkir di Unisba hanya dapat memuat kendaraan terbatas, itupun memproritaskan dosen dan karyawan Unisba terlebih dahulu. “Sebetulnya bukan tidak boleh membawa kendaraan pribadi, tapi mahasiswa harus sadar akan keterbatasan yang ada,” ujarnya saat ditemui pada Selasa (25/2).
Lahan parkir Unisba hanya dapat menampung sekitar 50 mobil dan 160 motor. “Mahasiswa boleh memarkir kendaraannya di tempat lain, kaya di Baltos atau BIP, tapi resikonya jauh dan pasti repot,” tuturnya.
Intan Rahmayanti, mahasiswi Fikom 2011 menyatakan bahwa pada saat siang hari parkiran Unisba selalu penuh. Keluhan lain juga datang dari Miftahul barokah, salah seorang mahasiswa Teknik Industri 2010 yang menyatakan tentang lahan parkir yang sempit. “Motor sering lecet. Lalu parkiran sempit dan sering penuh,” tutup Miftah. (Maynolitta/SM)
