Klarifikasi Presma Terpilih Mengenai Tempuh SKSnya

Suaramahasiswa.info, Unisba – Akun twitter anonim mengatasnamakan Unisba Bersih mengabarkan terjadi pemalsuan FRS yang dilakukan Presiden Mahasiswa terpilih Nuran Fiqolbi agar lolos persyaratan menjadi Presma. Di dalam persyaratan menjadi presma poin ke-8 dicantumkan ‘Sedang atau telah menempuh 84 SKS dibuktikan dengan transkrip nilai’.

Ketika diklarifikasi akan masalah tersebut, Nuran sendiri memang sampai saat ini telah menyelesaikan 65 SKS dan sedang menempuh menuju 84 SKS. Hal itu dibuktikan dengan memperlihatkan FRS nya tahun ini yang sedang menempuh 19 SKS di Fakultas Teknik. “Saya ini kan baru 65 SKS karena saya pernah cuti satu tahun, tapi saya sedang mengambil 19 SKS, kalau dijumlahkan menjadi 84. Redaksi dari syarat itu kan sedang atau telah mengambil 84 SKS,” jelasnya saat ditemui Suara Mahasiswa sambil memperlihatkan FRS nya tahun ini.

Sebelum Nuran mengajukan menjadi calon Presma, ia sempat menanyakan dan berdiskusi dengan Badan Pekerja Pemilihan Umum (BPPU), mengenai tempuh SKS nya yang masih 65 dan sedang menyelesaikan menuju 84 SKS. BPPU memutuskan keadaan Nuran tersebut untuk bisa lolos menjadi calon Presma.

Nuran mengkritisi persoalan yang sedang dialaminya. Akun anonim tersebut seperti mengajukan gugat menggugat kepada presma terpilih lantaran terjadi kesalahpahaman. “Saya pikir ini persolan gugat menggugat, kalau kawan-kawan memang tidak fair atau tidak menyepakati, kenapa tidak dari awal? ini kan sudah terjadi,” tanyanya mengkritisi persoalan.

Nuran meprediksi motif yang dilakukan di media sosial tersebut adalah bentuk kekecewaan. “Wajar tapi satu sisi saya tidak ingin memperkeruh itu, kalau mau bersangkutan silahkan tanyakan ke penyelenggara mengenai gugatan itu, kalau perlu ke Universitas, kita kan sudah berkumpul bersama, kita sudah melakukan deklarasi pemilihan sehat ,” ujarnya menanggapi. (Adil Nursalam/SM)