Cintai Kebudayaan Sunda di SG Public Relations

Hedi Yunus tengah menyanyikan salah satu lagunya bersama para peserta SG Public Relations di Gedung Kartimikridahasojo, Rabu (20/5). 

Suaramahasiswa.info, Unisba- Studium General Public Relations 2015 pagi hari tadi telah diselenggarakan dengan tema Creative Public Relations Campaign.  Sejumlah pembicara mengisi acara yang bertempat di gedung Kartimikridahasojo, salah satunya Hedi Yunus. Ia berhasil menyita perhatian para peserta yang memadati Aula utama Unisba dengan materi yang disampaikan tentang kebudayaan (20/4).

Seni sunda dizaman kini dinilainya sedang mengalami krisis, dimana pada massa ia kecil masih terasa kental. Melihat hal tersebut membuat dirinya sebagai pelaku seni dan teman-temanya merasa prihatin. Mereka ingin menarik lagi atau mengubah mindset anak muda untuk mau mempelajari kesenian aslinya, karena jika bukan orang sundanya lalu siapa lagi. Baginya kunci untuk tetap melestarika kesenian ini adalah dengan mencintainya, dan tetap mau belajar.

Salah satu peserta Racmawati Apriliani mengomentari ihwal materi yang disampaikan oleh Hedi Yunus. Ia mengparesiasi dan mengungkapkan bahwa kebudayaan seni sunda berbeda dengan kebudayaan lain, kesenian sunda itu tidak bisa dibandingkan dengan daerah manapun. “Seni sunda itu elegant yang dibalut dengan   kebudayaan yang kental,” tutur mahasiswa Fikom 2014 ini. (Wulan/SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *