Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Alternatif
  • Artikel
  • Cita-cita, Si Gairah Dan Perangsang Hidup
  • Artikel

Cita-cita, Si Gairah Dan Perangsang Hidup

Suara Mahasiswa November 1, 2014

Oleh : Faza Rahim/SM

Dalam kehidupan yang fana ini, manusia seringkali merasa jengah dan putus asa. Gimana gak, banyak kegagalan dan kesedihan yang dialami oleh kita dalam menempuh lika-liku kehidupan.  Dari mulai GAGAL masuk ke SMA yang kita mau, sampai GAGAL jadi apa yang kita inginkan. GAGAL, GAGAL, lagi-lagi GAGAL. Gagal kok keterusan? Kapan suksesnya? Kapan bisa jadi apa yang kita mau?

Waktu kecil kamu mau jadi apa? Masih inget? Masih lah. Rata-rata anak kecil mau jadi dokter, polisi, guru, artis. Pernah gak ada yang kepikiran buat jadi seniman, aktivis, dan beberapa cita-cita lain yang sering dianggap sebelah mata ketika kita sudah besar. Kenapa sih ada cita-cita? Penting gitu? Menurut kamu gimana? Menurut aku sih yes. maksudnya cita-cita itu penting. Penting  Karena cita-cita buat saya jadi suatu penyemangat pas kita jatuh. Gimana pun caranya, cita-cita itu harus kita raih.

Banyak anak muda zaman sekarang yang memiliki cita-cita, cuman gak ada motivasi gitu buat ngeraihnya. Malah kadang bingung mau jadi apa. Seringnya pada ngomong gini, “aduh bingung ey hehehe,” atau “gimana ntar lah”. Pokoknya jarang banget nemuin orang yang dengan pasti dan mantap menjawab dirinya ingin jadi apa di masa depan nanti.

Kita suka takut gagal, atau dianggap remeh sama orang lain. Padahal kalau buat pribadi, ketika kita berhasil untuk menggapai cita-cita adalah suatu hal yang mulia. Berarti setidaknya kita terjebak dari ketolololan diri sendiri dan keluar dari semua ketakutan yang kita miliki. Tau gak, kenapa bangsa ini tidak maju-maju? Ya itu dia, di Indonesia gak ada istilah “the right man, in the right place”. Cita-cita tuh selalu diangggap tidak realistis. Makannya kita jadi lembek dan mudah pasrah sama keadaan.

Kalian mau jadi apa? Sekarang, Besok dan di masa depan?

The future lies in our hand. Jangan sampai cita-cita kita direnggut!

Tags: @suaramahasiswa #Unisba #SuaraMahasiswa #BEMEkonomi #Aghis AdilN cita-cita Index Unisba

Continue Reading

Previous: [Puisi] The Tea of My Cup
Next: Mengusung Tema Keberanian, Billfold Rilis Album Perdana

Hal Terkait

Krisis Keadilan di Indonesia dalam Bayang-Bayang Otoritarian
  • Alternatif
  • Artikel

Krisis Keadilan di Indonesia dalam Bayang-Bayang Otoritarian

Agustus 12, 2026
Menilik Ancaman Begal di Bandung
  • Alternatif
  • Artikel

Menilik Ancaman Begal di Bandung

Agustus 4, 2026
Polemik Latsarmil dalam Program Kopdes Merah Putih
  • Alternatif
  • Artikel

Polemik Latsarmil dalam Program Kopdes Merah Putih

Juli 9, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Di Balik Karcis Parkir Unisba
  • In-Depth

Di Balik Karcis Parkir Unisba

Agustus 18, 2026
Aktivasi Semester Ganjil Unisba Kini Wajibkan NIK Orang Tua
  • Berita
  • Berita Kampus

Aktivasi Semester Ganjil Unisba Kini Wajibkan NIK Orang Tua

Agustus 16, 2026
Antara Lembar Buku dan Aroma Cilok
  • Feature

Antara Lembar Buku dan Aroma Cilok

Agustus 15, 2026
Krisis Keadilan di Indonesia dalam Bayang-Bayang Otoritarian
  • Alternatif
  • Artikel

Krisis Keadilan di Indonesia dalam Bayang-Bayang Otoritarian

Agustus 12, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.