Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Review
  • Buku
  • Mengenang Si Binatang Jalang Lewat Puisi dan Prosa
  • ALL POST
  • Buku

Mengenang Si Binatang Jalang Lewat Puisi dan Prosa

Suara Mahasiswa Maret 6, 2014

Judul           : Derai-derai Cemara

Penulis       : Chairil Anwar

Penerbit    : Yayasan Indonesia

Tebal          : 126 halaman

Siapa yang tak mengenal Chairil Anwar? Bagi penyuka sastra, karya Chairil merupakan incaran wajib baca. Bisa dibilang, Chairil merupakan salah satu pelopor angkatan ‘45 kesustraan Indonesia bersama kedua sahabatnya, Rivai Apin dan Asrul Sani. Ide dari menerbitkan koleksi puisi dan prosa lahir dari kerjasama penerbit dengan Evawani Alissa, puteri kandung penyair. Eva bertugas sebagai penulis kata pengantar , Asrul Sani bagian pembuka, dan Agus R. Sarjono menutup dalam kumpulan ini.

Judul derai-derai cemara, diambil dari salah satu puisi hasil pemikiran Chairil. Terdapat 74 puisi dan 7 prosa yang akan memanjakan pembaca. Disini Chairil menyampaikan berbagai aspek kehidupan dari kacamata dirinya. Melalui puisi dan prosa, kata membawa Chairil hidup menembus masa ke masa, menyatakan penghargaan, kebenaran, mimpi, pengharapan, cinta, dan dendam manusia.

Puisi juga di visualisasikan melalui grafis, sketsa, dan lukisan oleh Herry Dim, mengajak pembaca untuk ikut berimajinasi meruntuhkan kesenjangan antara puisi dan gambar. Namun, binatang jalang pintar memberikan kosa kata baru Indonesia, sehingga bagi mayoritas kaum muda beberapa kata harus dicari pengertiannya. (Teti/SM)

Tags: chairil anwar derai-derai cemara Desyane Putri Suara Mahasiswa Unisba

Continue Reading

Previous: Filateli, Tak Sekedar Hobi Memburu Petisi
Next: Mahasiswa Ditengah Kepungan Virus Apatisme

Hal Terkait

Kisah Merah dari Digul hingga Buru Tri Ramidjo, Seorang yang merasakan langsung pahitnya pengasingan Boven Digul dan Pulau Buru. (Ilustrasi: Tsabit Aqdam Fidzikrillah/SM)
  • Buku
  • Review

Kisah Merah dari Digul hingga Buru

Oktober 24, 2023
Kucing-Kucingan Interview di Novel Resign
  • Buku
  • Review

Kucing-Kucingan Interview di Novel Resign

Februari 6, 2021
Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini: Teman Bercerita dalam Kesendirian
  • Alternatif
  • Buku
  • Review

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini: Teman Bercerita dalam Kesendirian

Desember 26, 2018

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Hanya Satu Saksi Hadir, Sidang Aksi May Day Bandung 2026 Ditunda
  • Berita
  • Berita Harian

Hanya Satu Saksi Hadir, Sidang Aksi May Day Bandung 2026 Ditunda

Juli 31, 2026
AIESEC in Bandung Ajak Sherina Zahra Berhenti Ragu dan Berani Ambil Langkah Lewat AIESEC Future Leaders
  • Advertorial

AIESEC in Bandung Ajak Sherina Zahra Berhenti Ragu dan Berani Ambil Langkah Lewat AIESEC Future Leaders

Juli 29, 2026
Kantin Barokah Tutup Sementara, Kopdoskar Susun Konsep Baru
  • Berita
  • Berita Kampus

Kantin Barokah Tutup Sementara, Kopdoskar Susun Konsep Baru

Juli 28, 2026
Mahasiswa USU Hadirkan Inovasi di KAVE Medan, Bikin Nongkrong Outdoor Makin Nyaman!
  • Advertorial

Mahasiswa USU Hadirkan Inovasi di KAVE Medan, Bikin Nongkrong Outdoor Makin Nyaman!

Juli 26, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.