Novel “Anak Kos Dodol” merupakan novel yang bisa dibaca oleh siapapun. Cerita yang disajikan sangat ringan karena berasal dari kehidupan sehari-hari. Dalam buku ini, dengan baik dedew mendeskripsikan suasana ramainya kosan yang dihuni oleh 30 orang mahasiswi Jogja itu. Sang penulis juga menceritakan kehidupannya yang penuh warna bersama teman-teman satu kosnya dan bagaimana mereka yang tinggal jauh dari orang tua menyelesaikan masalah bersama dengan saling membantu satu sama lainnya.
Bahasa yang digunakan Dedew adalah bahasa sehari-hari yang biasa digunakan orang banyak, tak jarang ia juga menyisipkan bahasa-bahasa pergaulan seperti “asbun”, “tepe-tepe”, “parno” juga banyak lagi bahasan pergaulan lainnya yang memang mudah dimengerti. Sehingga, apa yang ingin disampaikan oleh Dedew dapat tersampaikan dengan baik. Selain itu, buku ini juga bisa memberikan pengajaran mengenai bagaimana cara menyelesaikan masalah dengan pikiran tenang juga betapa pentingnya membina hubungan baik dengan teman.
Tetapi, cukup disayangkan karena ada beberapa kata yang disusun dengan kurang baik sehingga cukup sulit untuk dimengerti.
