Pemilu Daring: Bagaimana Organisasi Kampus Hadapi Transisi Ini

Ilustrasi pemilu daring. (Ifsani Ehsan Fachrezi/SM)

Suaramahasiswa.info, Unisba – Memasuki masa transisi kepengurusan, beberapa fakultas memulai tahap pemilihan umum (Pemilu) untuk badan eksekutif, legislatif, serta himpunan. Meski di tengah perkuliahan dari rumah, beberapa fakultas gelar pemilu secara daring.

Saat ini, Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) sudah memasuki tahap dialogis dan monologis. Ketua Dewan Amanat Mahasiswa (DAM) Fikom, Trisakti Raksanegara mengungkapkan keputusan pemilu daring atas musyawarah dengan lembaga lainnya. Rangkaian pemilu Fikom sempat tertunda sejak awal 2020, padahal panitia sudah terbentuk.

Berbeda dengan Fikom, Fakultas Dakwah tetap jalankan pemilu daring, karena aturan PD/PRT Keluarga Besar Mahasiswa Dakwah harus terlaksana. Ketua DAM Fakultas Dakwah, Destira Salimni Putri menyebut Pemilu dalam PD/PRT KBM Dakwah harus terlaksana sebelum bulan Juli.

“Bulan Juli ada MMF (Musyawarah Besar), jadi ketua BEM harus terpilih sebelum MMF dilaksanakan,” ujarnya saat diwawancarai via pesan daring pada Selasa (2/7).

Terkait prosesnya, Fikom dan Dakwah punya mekanisme yang sama. Dimulai dari rangkaian administrasi, kampanye, hingga pencoblosan dilakukan secara daring. Namun, ketiadaan tatap muka menjadi kekurangan tersendiri, yakni masalah sinyal.

Selain itu, Fakultas Ekonomi & Bisnis (FEB) saat ini tengah menyeleksi panitia pemilu. Ketua DAM FEB, Muhammad Ridho menyebut kemungkinan besar akan gelar pemilu daring.

Rencana Pemilu Daring

Fakultas Tarbiyah harusnya sudah gelar pemilu Februari 2020 lalu. Ketua DAM Tarbiyah, Rizaldi Syahbani meyebut Pemilu digelar Februari 2020, namun hanya sampai tahap monologis. Pasalnya sudah masuk transisi perkuliahan daring, sehingga pemilu terpaksa ditunda hingga saat ini.

“Kami tinggal melakukan kampanye dialogis dan pencoblosan saja, tapi hingga saat ini belum ada rencana lebih lanjut terkait pemilu online,” katanya lewat pesan singkat.

Ketua DAM Fakultas Teknik, Siti Suraya menjelaskan bila hingga bulan Juli perkuliahan belum berlangsung normal, kemungkinan besar akan pemilu akan dilakukan secara daring. “Sejauh ini, lembaga internal Teknik masih merancang dan membahas keputusan ke depannya seperti apa,” tuturnya.

Sedangkan Fakultas Kedokteran dan Syariah, hingga saat ini belum membahas dan merencanakan pemilu, karena masa periode lembaga eksekutif berakhir di bulan Agustus dan Oktober.

Reporter: Tazkiya Fadhiilah & Zakiy Ahmad Mahardika

Penulis: Tazkiya Fadhiilah

Editor: Febrian Hafizh Muchtamar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *