Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Kampus
  • Titip Absen, “Kanker” yang Membudaya
  • Berita Kampus

Titip Absen, “Kanker” yang Membudaya

Foto: Istimewa

 

Mahasiswa, gelar tertinggi untuk manusia yang awalnya hanya seorang siswa. Mahasiswa, sang pemikir segar yang berkontribusi merubah keadaan sosial bangsa ke arah yang lebih bijaksana. Mahasiswa, sosok yang kelak akan memimpin bangsa menggantikan para pemimpin yang “bau tanah”.

Suara Mahasiswa Desember 27, 2012

Ketika sebuah fakta menyedihkan balik menyerang. Para agen perubahan ini malah berjuang memenuhi absen dibanding mendapatkan ilmu dari sang dosen. Fenomena ini tentu saja akan berimbas bagi mental para penerus bangsa yang kelak akan menjadi pemimpin. Kebiasaan ini bisa menghapus rasa tanggung jawab dalam diri mahasiswa.

Sudah menjadi rahasia umum, tanggung jawab seseorang mahasiswa adalah menuntut ilmu dari sang dosen yang menempahnya. Bila hal ini terus membudaya, gelar sarjana akan menjadi sebuah pajangan di belakang nama tanpa diimbangi kemampuan dibalik makna yang disandang empunya.

Bila kita meneropong lebih jauh ke depan. Ada hal yang patut kita khawatirkan, apabila mereka menjadi orang yang diberi kepercayaaan guna menjadi wakil rakyat. Sebuah paradigma yang memang telah mengakar hingga ke dalam sumsum tulang bangsa. Sang penguasa bersantai di balik meja, menyepelekan rapat lalu memasang wajah manis seolah tanpa dosa.

Sudah sewajarnya kita sebagai mahasiswa menjaga integritas sebagai kalangan intelektual, yang senantiasa jujur dan penuh tanggung jawab atas segala perbuatan. Dengan seperti ini, pemimpin di masa yang akan datang akan memiliki jiwa integritas yang baik dan dapat diberi kepercayaan. (Robby/Desyane)

Continue Reading

Previous: Kedai Citra, Pemadam Kelaparan Mahasiswa
Next: Kuisioner, Alat bantu dalam akreditasi Fikom

Hal Terkait

Ormawa Keluhkan Keterbatasan Waktu Pengenalan pada Taaruf 2026
  • Berita
  • Berita Kampus

Ormawa Keluhkan Keterbatasan Waktu Pengenalan pada Taaruf 2026

September 16, 2026
Taaruf Unisba TA 2026/2027 Diikuti 1.938 Mahasiswa Baru
  • Berita
  • Berita Kampus

Taaruf Unisba TA 2026/2027 Diikuti 1.938 Mahasiswa Baru

September 16, 2026
Taaruf Unisba Kini Gunakan Sistem Offline dan Online
  • Berita
  • Berita Kampus

Taaruf Unisba Kini Gunakan Sistem Offline dan Online

September 14, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Ormawa Keluhkan Keterbatasan Waktu Pengenalan pada Taaruf 2026
  • Berita
  • Berita Kampus

Ormawa Keluhkan Keterbatasan Waktu Pengenalan pada Taaruf 2026

September 16, 2026
Taaruf Unisba TA 2026/2027 Diikuti 1.938 Mahasiswa Baru
  • Berita
  • Berita Kampus

Taaruf Unisba TA 2026/2027 Diikuti 1.938 Mahasiswa Baru

September 16, 2026
Potret Suasana Taaruf Unisba 2026
  • Galeri

Potret Suasana Taaruf Unisba 2026

September 15, 2026
Taaruf Unisba Kini Gunakan Sistem Offline dan Online
  • Berita
  • Berita Kampus

Taaruf Unisba Kini Gunakan Sistem Offline dan Online

September 14, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.