Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Kampus
  • Kotak Penyalur Suara Masih Kurang Efektif
  • Berita Kampus

Kotak Penyalur Suara Masih Kurang Efektif

Suara Mahasiswa April 15, 2014

Kotak saran dan kritik yang dirasa masih  kurang efektif oleh Nuran dan Lidya dalam menyalurkan aspirasi dan keluhan bagi mahasiswa terpampang di salah satu fakultas pada Selasa, (15/4).

Suaramahasiswa.info, Unisba – Kotak kritik dan saran, pada dasarnya merupakan jembatan bagi mahasiswa dengan pihak kampus dalam menyalurkan masukan atau keluhan. Jika semuanya dapat berjalan dengan baik, maka kedua belah pihak akan merasakan simbiosis mutualisme; mahasiswa bisa berekspresi, pihak kampus dapat berbenah lebih baik lagi.

Mahasiswa dari tiap fakultas memiliki kebebasan dalam mengutarakan pendapatnya, namun dengan etika yang lebih baik. “Kita dapat menggunakan kotak kritik dan saran. Namun sejauh mata memandang, mahasiswa belum bisa menggunakan fasilitas tersebut secara maksimal untuk berpendapat,” ungkap Nuran Fiqolbi, Presiden Mahasiswa Unisba. Mahasiswa Teknik Tambang 2010 ini menambahkan, untuk hal ini DAMU merupakan tempat bersandarnya mahasiswa ketika ada permasalahan di kampus. Setelah lembaga tersebut menampung keluhan dan masukan dari warga kampus biru, selanjutnya BEMU menindaklanjuti hal tersebut.

Senada dengan Nuran, Lidya Hapsari selaku mahasiswa Psikologi 2011 berujar bahwa ia setuju dengan kotak kritik dan saran namun tidak merasakan keefektifannya. “Kotak saran kayaknya jarang sekali diisi oleh mahasiswa. Lagipula perubahan tidak terlalu dirasakan,” ujarnya saat ditemui Selasa (15/04).

Di sisi lain, Santi Indra Astuti  selaku Wakil Dekan I kurang menyetujui atas pengadaan kotak kritik dan saran. Ia berpendapat khususnya bagi mahasiswa Fikom, saran dan kritik akan lebih baik bila disampaikan secara langsung. (Bobby Agung Prasetyo, Teti Diana Ayu/SM)

Tags: @suaramahasiswa Index luthfiapriliasari suaramahasiswaonline

Continue Reading

Previous: Kesenjangan antara Sanksi dan Kritikan
Next: AIESEC Adakan Seminar Pertukaran Pelajar

Hal Terkait

Pangdam Baru, DAMU Tuntaskan Agenda di Sisa Periode
  • Berita
  • Berita Kampus

Pangdam Baru, DAMU Tuntaskan Agenda di Sisa Periode

Agustus 29, 2026
Kekosongan DAMU Jadi Faktor Keterlambatan Pemira Unisba
  • Berita
  • Berita Kampus

Kekosongan DAMU Jadi Faktor Keterlambatan Pemira Unisba

Agustus 28, 2026
Minim Calon, Aklamasi Jadi Pilihan Sejumlah Ormawa Unisba
  • Berita
  • Berita Kampus

Minim Calon, Aklamasi Jadi Pilihan Sejumlah Ormawa Unisba

Agustus 27, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

September Hitam dan Keadilan yang Mati
  • Alternatif
  • Artikel

September Hitam dan Keadilan yang Mati

September 7, 2026
Aksi Kamisan Jadi Ruang Refleksi Satu Tahun Penyerangan Kampus
  • Berita
  • Berita Harian

Aksi Kamisan Jadi Ruang Refleksi Satu Tahun Penyerangan Kampus

September 5, 2026
Gie dan Kritik terhadap Kekuasaan
  • Film
  • Review

Gie dan Kritik terhadap Kekuasaan

September 3, 2026
Ketika Ibu dan Anak Belajar untuk Saling Memahami Emosi
  • Opini

Ketika Ibu dan Anak Belajar untuk Saling Memahami Emosi

September 1, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.