2 thoughts on “Kesenjangan antara Sanksi dan Kritikan

  1. sungguh di sayangkan apabila kita mahasiswa FIKOM khususnya, tidak cerdas dalam menggunakan media sosial dalam hal penyampaian kritik kita terhadap suatu instansi atau apapun itu. bukan hanya terhadap instansi kritik yang akan kita alamatkan kapada individupun harus kita pikirkan. bagaimana tidak media sosial adalah sebuah media online yang tentunya dapat di akses oleh seluruh pengguna media sosial itu sendiri meskipun ada fasilitas di media sosial yang memungkinkan postingan kita di lock sehingga tidak semua pengguna sosial media bisa mengaksesnya tetap saja ini salah, karena tetap saja beberapa orang akan meneruskan postingan itu dan nantinya menjadi bisa di akses banyak orang. mengenai kritik terhadap dosen dengan gaya penyampaian yang saya rasa tidak mencerminkan bahwa kita atau siapapun yang melakukannya bukan mahasiswa ilmu komunikasi tentu sangat di sayangkan. padahal sudah selayaknya kita sebagai mahasiswa ilmu komunikasi tentu tahu bagaimana cara menyampaikan kritik yang baik. dan harus di perhatikan bahwa meskipun dita sedang dalam era demokrasi bukan berarti kita bebas menggunakan bahasa yang tidak layak dalam hal penyampaian kritik. kita bangsa yang bermoral apalagi kita adalah manusia beragama sudah sepatutnya kita memperhatikan apa yang kita ingin katakan. adapun sebuah instansi ataupun individu yang menjadi sasaran kritik kita melakukan penyimpangan atau kesalahan tentu kita bisa melakukan tindakan yang lebih baik, ketimbang menyuarakan kata-kata yang kurang etis dan bahkan tidak mencerminkan latar belakang pendidikan kita. segala bentuk penyimpangan ataupun kesewenangan memang perlu di kritik atau bahkan di lawan, tapi caranya yang harus kita perhatikan. jangan sampai niat kita memperbaiki malah menambah permasalahan yang nantinya berdampak buruk bagi citra kampus kita sendiri. jadi itu saya minta tolong kepada kawan-kawan di suara mahasiswa untuk bisa lebih mencerdaskan mahasiswa fikom utamanya, termasuk saya sendiri. agar kedepannya mahasiswa dan termasuk saya bisa lebih baik dalam menyampaikan kritik ataupun keluhan-keluhan.

  2. sungguh di sayangkan apabila kita mahasiswa FIKOM khususnya, tidak cerdas dalam menggunakan media sosial dalam hal penyampaian kritik kita terhadap suatu instansi atau apapun itu. bukan hanya terhadap instansi kritik yang akan kita alamatkan kapada individupun harus kita pikirkan. bagaimana tidak media sosial adalah sebuah media online yang tentunya dapat di akses oleh seluruh pengguna media sosial itu sendiri meskipun ada fasilitas di media sosial yang memungkinkan postingan kita di lock sehingga tidak semua pengguna sosial media bisa mengaksesnya tetap saja ini salah, karena tetap saja beberapa orang akan meneruskan postingan itu dan nantinya menjadi bisa di akses banyak orang. mengenai kritik terhadap dosen dengan gaya penyampaian yang saya rasa tidak mencerminkan bahwa kita atau siapapun yang melakukannya bukan mahasiswa ilmu komunikasi tentu sangat di sayangkan. padahal sudah selayaknya kita sebagai mahasiswa ilmu komunikasi tentu tahu bagaimana cara menyampaikan kritik yang baik. dan harus di perhatikan bahwa meskipun dita sedang dalam era demokrasi bukan berarti kita bebas menggunakan bahasa yang tidak layak dalam hal penyampaian kritik. kita bangsa yang bermoral apalagi kita adalah manusia beragama sudah sepatutnya kita memperhatikan apa yang kita ingin katakan. adapun sebuah instansi ataupun individu yang menjadi sasaran kritik kita melakukan penyimpangan atau kesalahan tentu kita bisa melakukan tindakan yang lebih baik, ketimbang menyuarakan kata-kata yang kurang etis dan bahkan tidak mencerminkan latar belakang pendidikan kita. segala bentuk penyimpangan ataupun kesewenangan memang perlu di kritik atau bahkan di lawan, tapi caranya yang harus kita perhatikan. jangan sampai niat kita memperbaiki malah menambah permasalahan yang nantinya berdampak buruk bagi citra kampus kita sendiri. jadi itu saya minta tolong kepada kawan-kawan di suara mahasiswa untuk bisa lebih mencerdaskan mahasiswa fikom utamanya, termasuk saya sendiri. agar kedepannya mahasiswa dan termasuk saya bisa lebih baik dalam menyampaikan kritik ataupun keluhan-keluhan.

Comments are closed.