
Oleh : Sugiharto Purnama
Foto : Istimewa
Atas dasar apa ….
Engkau menyeruput secangkir teh di pagi buta
Hirup wangi fajar yang mencerca
Menyilangkan kaki di kolong meja
Bergerak dari satu titik ke titik lain
Jemari berkarya di papan ketik ciptakan gerakan indah bak penari
Bibir merah jambumu komat-kamit bak dukun membaca mantra
Atas dasar apa ….
Engkau menganalisis penyebab kenapa bulan menghilang
Sedangkan engkau tidak pernah menganalisis kenapa aku meredam bayang
Menahan suara yang harusnya terbang
Lewat jagad raya terpaku beku
Sering kali pikiranmu ternoda oleh angan yang melirih
Hanyutkan beribu-ribu kata entah ke samudra mana
Atas dasar apa ….
Angin pun tak pernah mengerti
Sengaja kau biarkan kabut menyelimuti
Harmoni rasa hilangkan makna yang kau punyai
