Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Harian
  • Pre-Screning ‘Blending Boundaries’, Guna Mendapatkan Respon Awal
  • ALL POST
  • Berita Harian

Pre-Screning ‘Blending Boundaries’, Guna Mendapatkan Respon Awal

Suara Mahasiswa November 29, 2013

Paling kiri Adi Panuntun (CEO & Creative Head Sembilan Matahari) dan paling kanan Sony Budi Sasono (Film Director Blending Boundaries) saat berdiskusi dengan para tamu undangan yang datang dalam acara pre-screening di Jln. Purnawarman No.70 Bandung

Paling kiri Adi Panuntun (CEO & Creative Head Sembilan Matahari), paling kanan Sony Budi Sasono (Film Director Blending Boundaries) saat berdiskusi dengan para tamu undangan yang datang dalam acara pre-screening di Jln. Purnawarman No.70 Bandung

Suaramahasiswa.info, Bandung – Dalam peluncuran film nya berjudul ‘Blending Boundaries’, Sembilan Matahari mengadakan Pre-Screening yang diisi dengan diskusi dan menonton bersama Adi Panuntun (CEO & Creative Head Sembilan Matahari) dan Sony Budi Sasono (Film Director). Acara tersebut dilaksanakan di Simpul Space BCCF, Jln. Purnawarman No.70 Bandung.

Tujuan diadakannya acara tersebut guna mendapatkan respon awal terkait isu yang dibawakan film. Seperti yang diketahui, bahwa film tersebut mempunyai  tujuan untuk mengingatkan kembali masyarakat atas hak terhadap ruang publik yang sering terlupakan.

Adi Panuntun mengungkapkan bahwa harapan diadakan acara ini supaya kalangan komunitas atau penulis, aktivis blog, bisa mereview film hingga mengangkat pesan yang coba disampaikan dalam film. “Kita mengharapkan dari kalangan komunitas atau penulis, aktivis blog, atau dari kalangan media bisa mereview filmnya, sehingga bisa lebih meramaikan gagasan atau isu yang diangkat oleh film,” ungkapnya saat diwawancarai Suara Mahasiswa pasca diskusi.

Film ‘Blending Boundaries’ sendiri ditujukan kepada khalayak yang segmented, yaitu ditujukan kepada pemerhati kreativitas didunia digital, mahasiswa dan sekolah terkait industri kreatif. Tidak hanya itu, para pemangku kebijakan, pengelola kota, stakeholder kota, pemerhati gedung-gedung heritage ikut menjadi sasaran segemented film.

“Film ini juga ditujukan buat para pemangku kebijakan pengelola kota stakeholder kota pemerhati gedung-gedung heritage, penikmat dan pemerhati budaya, karena disini kita kental sekali dengan budaya ke-Indonesiaan yang coba kita kemas dengan teknik-teknik baru lewat teknologi digital media,” tutur Adi.

Video Mapping Project yang memadukan beberapa kolaborator dan alat-alat teknologi istimewa. ternyata merogoh kocek sampai ratusan juta. Hal tersebut juga dipaparkan Adi, biaya operasional untuk kolaborator dan software yang harus original harus tim keluarkan untuk suksesnya menampilkan Video Mapping.

“Bikin visual sebesar gedung nilainya memang mahal, karena kita harus menyewa alat projector dengan kekuatan yang besar, itu sewanya aja udah makan biaya lebih dari ratusan juta, belum lagi software video mapping nya yang harus original, biaya operasional untuk kolaborator biaya riset dan sebagainya bisa dihtung lah ya, diatas seratus juta-an,” tutur pria berkacamata  lulusan ITB ini. (Adil Nursalam/SM)

Tags: @NMworld @suaramahasiswa bandung Blending Boundaries sembilan matahari Unisba video mapping

Continue Reading

Previous: Film di Balik Layar, Video Mapping Project
Next: Mengemas Pemikiran Albert Camus Dalam Festival

Hal Terkait

JPU Hadirkan Enam Saksi dalam Sidang Lanjutan Aksi May Day 2026
  • Berita
  • Berita Harian

JPU Hadirkan Enam Saksi dalam Sidang Lanjutan Aksi May Day 2026

Agustus 7, 2026
Hanya Satu Saksi Hadir, Sidang Aksi May Day Bandung 2026 Ditunda
  • Berita
  • Berita Harian

Hanya Satu Saksi Hadir, Sidang Aksi May Day Bandung 2026 Ditunda

Juli 31, 2026
Warga Dago Elos Kembali Tegaskan Sengketa Lahan Belum Tuntas
  • Berita
  • Berita Harian

Warga Dago Elos Kembali Tegaskan Sengketa Lahan Belum Tuntas

Juli 11, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Kabel Semrawut, Pejalan Kaki Ikut Kalut
  • Curhat

Kabel Semrawut, Pejalan Kaki Ikut Kalut

Agustus 24, 2026
Unisba Lantik 1.536 Wisudawan pada Gelombang II TA 2025/2026
  • Berita
  • Berita Kampus

Unisba Lantik 1.536 Wisudawan pada Gelombang II TA 2025/2026

Agustus 23, 2026
Unisba Kembali Aktifkan Gate Parkir Secara Bertahap
  • Berita
  • Berita Kampus

Unisba Kembali Aktifkan Gate Parkir Secara Bertahap

Agustus 21, 2026
Di Sela Riuh Kemerdekaan
  • Feature

Di Sela Riuh Kemerdekaan

Agustus 20, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.