Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Harian
  • Film di Balik Layar, Video Mapping Project
  • ALL POST
  • Berita Harian

Film di Balik Layar, Video Mapping Project

Suara Mahasiswa November 29, 2013

Suasana saat Video Mapping Project berlangsung di pesta rakyat Jawa Barat (Jabar) di sekitar Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu (14/9/2013).

Suaramahasiswa.info, Bandung – Sembilan Matahari yang merupakan sebuah perusahaan berperan sebagai creative agency di kota Bandung, kembali menyuguhkan karya kreatifnya. Kini mereka salurkan melalui film berjudul ‘Blending Boundaries’ yang merupakan film dalam bentuk dokumenter. Film tersebut segera tayang 9 Desember 2013 mendatang di Blitz Megaplex, Paris Van Java Bandung.

Dalam film yang disutradarai Sony Budi Sasono tersebut, merekam proses-proses pembuatan video mapping project yang pernah mereka kerjakan di berbagai gedung Heritage di Indonesia. Museum Fatahilah, Universitas Pelita Harapan, Gedung Sate, dan Museum Batik Pekalongan adalah gedung-gedung besar yang pernah mereka garap.

Mungkin masyarakat sedikit bertanya-tanya, apa itu video mapping? Video mapping adalah sebuah teknik yang menggunakan pencahayaan dan proyeksi sehingga dapat menciptakan ilusi optis pada obyek-obyek. Obyek tersebut secara visual akan berubah dari bentuk biasanya menjadi bentuk baru yang berbeda dan sangat fantastis.

Dalam Release Pers yang mereka sampaikan, video mapping mempunyai tujuan untuk hiburan rakyat. Selain itu, adalah sebagai sebuah promotion tools untuk massa corporate atau sebagai media penyampai aspirasi masyarakat atau komunitas.

Melalui film ‘Blending Boundaries’ ini, Sembilan Matahari mencoba mengingatkan kembali masyarakat atas hak terhadap ruang publik yang sering terlupakan. Dengan latar belakang bangunan yang mempunyai nilai historis kini banyak dipugar, lewat karya ini mereka bisa memberikan perubahan kepada gedung tersebut tanpa secara langsung merubah fisik gedung. Pemugaran gedung rasanya tidak perlu dilakukan demi menghargai akan nilai-nilai historis guna kita tunjukkan dan kita ceritakan kepada anak cucu kita kelak. (Adil Nursalam/SM)

 httpvh://www.youtube.com/watch?v=quUqpG0c4OA

Tags: @NMworld @suaramahasiswa bandung Blending Boundaries sembilan matahari Unisba video mapping

Continue Reading

Previous: Seorang Mahasiswa Tewas Saat Demo di Universitas Kairo
Next: Pre-Screning ‘Blending Boundaries’, Guna Mendapatkan Respon Awal

Hal Terkait

JPU Hadirkan Enam Saksi dalam Sidang Lanjutan Aksi May Day 2026
  • Berita
  • Berita Harian

JPU Hadirkan Enam Saksi dalam Sidang Lanjutan Aksi May Day 2026

Agustus 7, 2026
Hanya Satu Saksi Hadir, Sidang Aksi May Day Bandung 2026 Ditunda
  • Berita
  • Berita Harian

Hanya Satu Saksi Hadir, Sidang Aksi May Day Bandung 2026 Ditunda

Juli 31, 2026
Warga Dago Elos Kembali Tegaskan Sengketa Lahan Belum Tuntas
  • Berita
  • Berita Harian

Warga Dago Elos Kembali Tegaskan Sengketa Lahan Belum Tuntas

Juli 11, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Kabel Semrawut, Pejalan Kaki Ikut Kalut
  • Curhat

Kabel Semrawut, Pejalan Kaki Ikut Kalut

Agustus 24, 2026
Unisba Lantik 1.536 Wisudawan pada Gelombang II TA 2025/2026
  • Berita
  • Berita Kampus

Unisba Lantik 1.536 Wisudawan pada Gelombang II TA 2025/2026

Agustus 23, 2026
Unisba Kembali Aktifkan Gate Parkir Secara Bertahap
  • Berita
  • Berita Kampus

Unisba Kembali Aktifkan Gate Parkir Secara Bertahap

Agustus 21, 2026
Di Sela Riuh Kemerdekaan
  • Feature

Di Sela Riuh Kemerdekaan

Agustus 20, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.