Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Harian
  • Pemikiran Rock and Roll Albert Camus Akan Budaya Pop
  • ALL POST
  • Berita Harian

Pemikiran Rock and Roll Albert Camus Akan Budaya Pop

Suara Mahasiswa November 15, 2013

Caption : Sorge Magazine melangsungkan diskusi mengenai “Camus Dan Budaya Pop” yang dihadiri oleh Kartika Jahja (tengah) dan Herry Sutresna (kanan), dalam rangkaian “Peringatan 100 tahun Albert Camus” di Auditorium IFI Bandung, Jalan Purnawarman no.32, Bandung, Kamis (14/11).

Caption :  Sorge Magazine melangsungkan diskusi mengenai “Camus Dan Budaya Pop” yang dihadiri oleh Kartika Jahja (tengah) dan Herry Sutresna (kanan), dalam rangkaian “Peringatan 100 tahun Albert Camus” di Auditorium IFI Bandung, Jalan Purnawarman no.32, Bandung, Kamis (14/11).

Suaramahasiswa.info, Bandung – Dalam rangkaian “Peringatan 100 tahun Albert Camus”, Sorge Magazine menggelar diskusi bertemakan “Camus dan Budaya Pop” yang berlangsung di Auditorium IFI Bandung, Jln. Purnawarmana no.32, Bandung, Kamis (14/11). Dalam acara tersebut, pihak penyelenggara mengundang Kartika Jahja, aktivis sekaligus vokalis dari Tika And The Dissidents, serta Herry Sutresna yang kerap disapa Ucok, mantan vokalis unit hip hop ternama, Homicide. Isi dari diskusi tersebut mengulas bagaimana pengaruh Albert Camus, pemikir era abad 20 itu terhadap kehidupan dalam budaya populer saat ini.

Budaya populer menurut Herry Sutresna adalah suatu kebudayaan yang punya relevansi dengan masyarakat. “Budaya pop itu sesuatu yang bersentuhan dengan masa, bahkan underground juga bisa disebut budaya tersebut,” tukas pria yang juga memiliki nama lain Morgue Vanguard ini. Sedangkan Kartika Jahja mengaitkan pengaruh dari Albert Camus sendiri bahwa  sesuatu yang tersampaikan itu lebih kepada pesan moralnya.“Camus menanamkan sesuatu pada orang-orang sekitar gue, sehingga hal itulah yang gue terapkan” tuturnya.

Wanita yang juga mempunyai rajah ini menambahkan, Camus banyak menginspirasi para seniman atau musisi yang berkarya ketika usia pencarian jati diri. Buah hasil pemikirannya pun ringan dan tidak sulit untuk dicerna. Musisi-musisi kontemporer yang bisa dibilang sangat tersentuh pemikiran maupun karya Camus yaitu The Cure dan Manic Street Preachers.

Selain dua band asal Inggris itu, Herry kembali angkat bicara bahwa seorang John Lennon menangkap apa saja yang telah Camus perbuat. “Saya gatau persis, tapi lagunya yang Imagine banyak terkandung nilai2 Camus” jelasnya.

Lelaki berkaca mata ini mengungkapkan bahwa aplikasi Albert Camus itu lebih sosial dibandingkan dengan filsuf yang juga memegang aliran eksistensialisme, Jean-Paul Sartre yang dinilainya lebih akademik. “Camus itu lebih rock and roll dibanding Sartre” tukasnya.

Di sesi terakhir, dua musisi yang berpengaruh dalam skena musik independen ini menjabarkan bagaimana Albert Camus merasuki pemikiran anak-anak muda masa kini. Herry dengan nada yang tegas menjelaskan, “Kebanyakan anak muda udah tahu rock and roll, jadi anak muda ga perlu Camus untuk tahu rock and roll“.

Sedangkan Kartika Jahja menilai walaupun anak-anak sekarang tidak terlalu menahu Albert Camus, tapi sedikitnya akan ada suatu pemahaman yang serupa dalam hidupnya. “Mungkin hanya 20% anak muda yang baca Camus, tapi 80% lainnya mungkin menerapkan nilai-nilai Camus tanpa dia ketahui, Tapi efeknya tidak akan mengubah hidup kalian seperti (Karl) Marx”, ungkapnya. (Karel/SM)

Foto  : Tim Dokumentasi Penyelenggara Acara

Tags: @IFI_Bandung @Sorgemagz @suaramahasiswa Albert Camus bandung Festifal 100 Tahun Albert Camus Unisba Unpar

Continue Reading

Previous: Dosen Angkat Bicara Soal Krisis Kepemimpinan
Next: Pelayanan Akademik Kurang Ramah, Wakil Rektor Meminta Maaf

Hal Terkait

Warga Dago Elos Kembali Tegaskan Sengketa Lahan Belum Tuntas
  • Berita
  • Berita Harian

Warga Dago Elos Kembali Tegaskan Sengketa Lahan Belum Tuntas

Juli 11, 2026
Forum Dago Melawan Gelar Aksi untuk Kawal PK 2 di MA
  • Berita
  • Berita Harian

Forum Dago Melawan Gelar Aksi untuk Kawal PK 2 di MA

Juli 5, 2026
Soroti Kondisi Bangsa, Mahasiswa Gelar Aksi di DPRD Jabar
  • Berita
  • Berita Harian

Soroti Kondisi Bangsa, Mahasiswa Gelar Aksi di DPRD Jabar

Juni 15, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Warga Dago Elos Kembali Tegaskan Sengketa Lahan Belum Tuntas
  • Berita
  • Berita Harian

Warga Dago Elos Kembali Tegaskan Sengketa Lahan Belum Tuntas

Juli 11, 2026
Capacity Building Happy Bus iGV Summer Peak 2026: “How to Teach: Sparks Young Mind & How to Handle: Beyond The Surface” untuk Meningkatkan Kapasitas Pemuda dalam Pendampingan Anak
  • Advertorial

Capacity Building Happy Bus iGV Summer Peak 2026: “How to Teach: Sparks Young Mind & How to Handle: Beyond The Surface” untuk Meningkatkan Kapasitas Pemuda dalam Pendampingan Anak

Juli 11, 2026
Polemik Latsarmil dalam Program Kopdes Merah Putih
  • Alternatif
  • Artikel

Polemik Latsarmil dalam Program Kopdes Merah Putih

Juli 9, 2026
KP2FTK Mundur Serentak, Imbas Minimnya Pendampingan DAM FTK
  • Berita
  • Berita Kampus

KP2FTK Mundur Serentak, Imbas Minimnya Pendampingan DAM FTK

Juli 6, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.