Dominasi Marc Marquez Belum Terbendung

 

Suaramahasiswa.info, Catalunya Spanyol – Kedikdayaan Marc Marquez di ajang balap motor Moto GP, masih belum terhentikan. Setelah menjadi jawara di enam sirkuit sebelumnya, Losail, Austin, Termas De Rio Hondo, Jerez, Lemans dan Mugello. Kali ini giliran sirkuit Catalunya Spanyol yang menjadi sasaran The Baby Allience (Julukan Marc) untuk menjadi nomor satu kembali Minggu (15/6).

Tidak mudah bagi Marc, setengah lap dilalui, ia masih ada dalam bayang-bayang rider unggulan Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa dan Valentino Rossi. Memulai start dari posisi tiga, Marc tercecer satu tingkat diposisi empat. Pedrosa kehilangan great di awal start hingga ia harus di posisi tiga. Sementar Stefn Bradl menyusul di belakang Marc.

Memasuki lap 22 akhir, Marc menyusul Dani untuk posisi tiga. Tak lama, giliran Lore yang disusul Marc. The Baby Allien masih tertahan di posisi dua, dan nampak kesulitan menyusul Rossi. Lap 20, posisi tiga menjadi perebutan antara Dani dan Lore, mereka nampak memperebutkan posisi tersebut untuk segera mengejar kompetitor di depannya. Di lap inipun Stefn Bradl melakukan kesalahan dan harus meninggalkan iringan gerombolan baris depan dalam lomba.

Hampir setengah lap Valentino memimpin, Marc pun mencoba mendekati dan berakselerasi di tikungan pasca lintasan titik start. Tapi ia pun melebar dan menjauhkan kembali jarak dengan Vale. Dani Pedrosa pun mencoba memanfaatkan moment tersebut, untuk semakin mendekati Marc.

Memasuki lap 8 usaha Marc mendekati Rossi membuahkan hasil. Kedua rider ini saling susul menyusul untuk menjadi jawara. di great tiga Pedrosa tak kalah saing untuk mewarnai persaingan Marc dan Rosi. Rosi sempat tercecer ke posisi tiga pada lap ini, namun The Doctor (Julukan Valentino Rossi) kembali ke great dua untuk sementara.

Empat lap terakhir menjadi titik keseruan balap Catalunya ini. Perlawanan Dani Pedrosa tak selesai, ia pun semakin menempel Valentino Rossi dan berhasil menyusulnya. Gaya balap yang greget antara Marc dan Dani membuat tegang. Lap akhir menyapa, hampir terjadi tabrakan antara keduanya. Bermula dari aksi Pedrosa yang terus menempel Marc hingga terjadi sentuhan ban depan motor Dani yang menyundul ban belakang Marc. Beruntung tak terjadi tabrakan yang mengakibatkan keduanya gugur dalam balap. Namun, atas kejadian tersebut, Dani harus merelakan posisi runner-up ke tangan Valentino Rossi. Hingga akhir Marc menjadi Juara, Vale posisi dua dan Pedrosa posisi tiga. (Adil Nursalam/SM)