Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Harian
  • Sugiyanti Ajak Penonton Berimaji Lewat Karyanya
  • Berita Harian

Sugiyanti Ajak Penonton Berimaji Lewat Karyanya

Suara Mahasiswa Juni 12, 2014

Sesi pertunjukan Maem Mendut #3 di Selasar Sunaryo, Bandung, Rabu (11/6). Penonton di buat berekspetasi sebebas mungkin akan maksud dari jalan cerita yang disajikan. (M. Roby Iskandar/SM)

Suaramahasiswa.info-Bandung, Pergelaran teater garapan Sugiyanti Ariani, Maem Mendut #3 “Semangka Pati” terinspirasi dari cerita legenda Jawa, berceritakan seorang wanita yang hidup di tengah sebuah rezim pemerintahan yang mewajibkan  upeti pada rakyatnya. Uniknya tak semua jalan cerita disajikan secara apik di pergelaran ini. Penonton diajak untuk merangkai jalan cerita dari tiap gerak, mimik, ekspersi serta latar yang disajikan di panggung.

Semangka Pati adalah sequel ketiga dari Maem Mendut yang menceritakan jalan cerita secara acak . Ariani sendiri menegaskan karyanya ini adalah upaya untuk berbagi imaji tentang karakter perempuan lewat medium laki-laki dengan penonton, selanjutnya terserah, tergantung selera masing-masing audience. “Mendut seperti halnya semangka, hijau, putih, hitam dan begitu berair. Keras dan lembut secara bersamaan, begitu lembut dan pasu” ungkap mahasiswi STSI Bandung ini.

Kurang lebih selama 4 bulan, Ariani dan kawan-kawannya menghabiskan waktu untuk menggarap pementasan ini. Ia mengaku, semua itu terbayar melihat antusiasme penonton di pegelaran hari pertama. “Aku deg-degan dan bersyukur banget,” ujar wanita berambut pendek tersebut.

Diakhir wawancara, Ariani berpesan untuk kawan-kawan yang ingin berkarya dibidang teater. Ia menganjurkan untuk tetap terus mencoba dan jalin komunikasi dengan rekan-rekan karena bidang ini tidak bisa mengandalkan kerja individual, yang lebih penting adalah jangan takut untuk di kritik. (M. Roby Iskandar/SM)

Tags: @suaramahasiswa Index khalida maem mendut sugiyanti Ariani

Continue Reading

Previous: Bebaskan Ekspetasi Cerita di Maem Mendut #3
Next: Mengikis Golput di Kalangan Anak Muda Melalui Rock The Vote

Hal Terkait

Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker
  • Berita
  • Berita Harian

Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker

Maret 17, 2026
IWD 2026 di Bandung Suarakan Hak-hak Perempuan dan Kelompok Rentan
  • Berita
  • Berita Harian

IWD 2026 di Bandung Suarakan Hak-hak Perempuan dan Kelompok Rentan

Maret 9, 2026
Enam Demonstran Divonis Penjara, Penasihat Hukum Angkat Bicara
  • Berita
  • Berita Harian

Enam Demonstran Divonis Penjara, Penasihat Hukum Angkat Bicara

Februari 24, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Tantangan Implementasi Akal Imitasi di Unisba
  • In-Depth

Tantangan Implementasi Akal Imitasi di Unisba

April 21, 2026
Wajah Otoritarianisme di Balik Topeng Demokrasi Indonesia
  • In-Depth

Wajah Otoritarianisme di Balik Topeng Demokrasi Indonesia

April 21, 2026
Eksistensi BEMU dan DAMU dalam Krisis Relevansi di Unisba
  • In-Depth

Eksistensi BEMU dan DAMU dalam Krisis Relevansi di Unisba

April 21, 2026
Mahasiswa Refleksikan Penyerangan Aparat melalui Diskusi, “Merawat Ingatan & Lawan Balik”
  • Berita
  • Berita Kampus

Mahasiswa Refleksikan Penyerangan Aparat melalui Diskusi, “Merawat Ingatan & Lawan Balik”

April 19, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.