Beberapa mahasiswi sedang melakukan perwalian yang dilakukan secara manual di pelataran Fakultas Psikologi pada Rabu (24/2). Fakultas Ekonomi dan Bisnis telah mempunyai hosting yang menyediakan perwalian secara online, tapi tidak didukung pihak universitas karena khawatir programnya di hack. (Amel/SM)
Suaramahasiswa.info, Unisba- Perwalian di Unisba masih menggunakan cara manual, mahasiswa harus bertemu langsung dosen walinya. Namun, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sudah mempunyai hosting yang menyediakan perwalian secara online sejak tahun 2013. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Yuhka Sundaya, wakil dekan I FEB di ruang kerjanya pada Selasa (23/2).
Yuhka menjelaskan, hosting yang berasal dari Belanda ini, mempunyai akses yang gratis, hanya saja membayar 3.5 juta pertahunnya. Sayang, inovasi tersebut tidak didukung oleh pihak universitas. Universitas khawatir program perwalian online itu di hack. Padahal menurut Yuhka, pembuatan sistem itu bertujuan agar pelaksanaan perwalian lebih hemat waktu dan tidak boros kertas. “Sampai saat ini sistem tersebut masih aman-aman saja,” ungkapnya.
Menanggapi hal diatas, Yan Bachtiar, Kasie Akademik menuturkan pendapatnya. Perwalian online yang dilakukan FEB tidak ada gunanya, karena penginputan nilai harus dilakukan dua kali secara manual. “Mereka harus melakukan pengulanagan pemasukan data lagi karena tidak ada sambungan antara database dengan universitas,” sahutnya. (Rifka & Amel/SM)
