Momen Kepala Bagian Pengembangan SDM dan Administrasi Umum Unisba memberikan informasi terkait penggunaan dasbor Rooster kepada Suara Mahasiswa di Gedung Rektorat lt. 2 tepatnya di Jl. Tamansari No. 20, Kota Bandung, pada Senin, (26/1). (Foto: Adelia Nanda Maulana/SM).
Suaramahasiswa.info, Unisba- Universitas Islam Bandung (Unisba) mengaktifkan kembali dasbor Rooster, sistem peminjaman ruangan, peralatan, dan kendaraan yang dapat diakses melalui Sistem Informasi (Sisfo), sejak Desember 2024. Sistem ini diterapkan untuk mempermudah proses peminjaman sekaligus menata pendataan penggunaan fasilitas kampus.
Kepala Bagian Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Administrasi Umum Unisba, Yanti Yulianti menjelaskan sistem Rooster telah dirancang sejak lama namun belum berjalan optimal. “Gini ya, sebetulnya Rooster itu dari dulu sudah sempat dibuat, hanya saja masih berusaha menyesuaikan dengan kondisi, kan. Jadi, pada saat pembuatan itu terus Covid, ada kendala dengan sistem,” tuturnya saat diwawancarai pada Senin, (26/1).
Pemberlakuan Rooster dilatarbelakangi oleh tingginya pengajuan peminjaman manual ke bagian SDM Unisba yang menimbulkan penumpukan kertas. “Jadi, kan, selama ini surat masuk ke ibu, kadang-kadang sampai numpuk. Sehari itu sampai 20 surat karena kan satu universitas ya. Jadi, ya, alhamdulillah, harapan kita juga paperless gitu, lah,” ungkap Yanti.
Ia menambahkan, peminjaman melalui Rooster dapat dilakukan oleh seluruh Sivitas Akademika Unisba yang memiliki akses ke laman Sisfo Unisba. Mekanisme peminjaman dilakukan dengan memilih menu Rooster pada Sisfo, melihat ketersediaan fasilitas melalui kalender dilanjutkan dengan mengunggah surat peminjaman yang mencantumkan tanggal, waktu, dan ruangan yang akan digunakan secara jelas.
Adapun, ruangan yang dapat dipinjam melalui Rooster antara lain, Gedung Aquarium, Aula Pascasarjana, Aula Utama Hj. Kartimi Kridhoharsojo, Basement Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), lapangan voli dan parkir, ruang rapat di Gedung Dekanat dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM). Selain itu, tersedia peminjaman alat yang berada pada tiap ruangan tersebut dan kendaraan milik Universitas yang masih terbatas hanya untuk fakultas.
Terkait penerapan sistem Rooster, Yanti menyampaikan bahwa sistem tersebut masih dalam tahap penyesuaian dan terus dikembangkan agar dapat berjalan lebih optimal. Ia menegaskan adanya keterbukaan terhadap masukan dari pengguna Rooster sebagai evaluasi ke depan, mengingat Rooster juga masih memerlukan penyempurnaan dalam pelaksanaannya. “Kita sangat menerima masukan-masukan karena ini kan dari pihak kami yang mengerjakan,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Riza Langga selaku Ketua Paduan Suara Mahasiswa (Pasuma) Unisba ungkap penerapan sistem Rooster memiliki sisi positif berupa fleksibilitas dan kemudahan karena pengajuan dapat diatur secara mandiri melalui sistem informasi. Namun, sistem tersebut juga memiliki kendala saat terjadi penumpukan pengajuan peminjaman dari mahasiswa.
Adapun Ketua Korps Protokoler Mahasiswa (KPM) Unisba, Raisya Salsabila menuturkan hadirnya pembaruan sistem Rooster sangat bermanfaat bagi organisasi mahasiswa karena memudahkan proses peminjaman tempat. “Efektif juga ke Ormawa (Organisasi Mahasiswa-Red) jadi lebih mudah untuk meminjam tempatnya. Sependek pengetahuan saya juga kita bisa memantau lebih jauh, nggak perlu ke SDM setiap hari,” katanya pada Selasa, (27/1).
Raisya berharap, sistem Rooster terus dikembangkan agar semakin baik serta menyarankan terkait kejelasan mekanisme peminjaman yang telah disetujui namun dibatalkan karena adanya benturan agenda. Di sisi lain, Riza mengharapkan sistem Rooster dapat berjalan secara stabil dan teratur tanpa menyulitkan mahasiswa.
Terakhir, Yanti berharap sistem Rooster dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dan menekankan pentingnya masukan dari seluruh sivitas akademika “Semua sivitas akademika sekarang masih menggunakan surat. Walaupun juga tetap komunikasi tapi kan paperless itu betul-betul sudah dijalankan. Nah, harapannya untuk semua uji coba nanti terealisasi. Kita juga sangat mengharapkan masukan-masukan dari semua kalangan lah gitu,”tutupnya.
Reporter: Alfira Putri Marcheliana Idris & Adelia Nanda Maulana/SM
Penulis: Siti Zahra Aulia/Job
Editor: Alfira Putri Marcheliana Idris/SM
