Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Kampus
  • Pagelaran Seni Sunda LSBS
  • Berita Kampus

Pagelaran Seni Sunda LSBS

Suara Mahasiswa Mei 12, 2014

Penampilan tarian Mojang menjadi salah satu rangkaian acara dari pagelaran seni LSBS dengan tema “Urang sunda euy!” pada senin (12/05) di Student Center Unisba. 

Suaramahasiswa.info, Unisba – LSBS (Lingkung Seni Budaya Sunda) mengadakan pagelaran seni Sunda pada hari senin (12/05) di Student Center Unisba. Pagelaran seni sunda ini merupakan acara perdana setelah lama LSBS berdiri sejak 1994 .
Pagelaran bertujuan untuk mengenalkan dan berusaha melestarikan budaya Sunda, agar mahasiswa lebih mengetahui budaya Sunda seperti tarian dan alat musik. “Untuk memenuhi kewajiban sebagai organisasi lingkup seni, pagelaran seni memang harus diadakan. Mengingatkan kembali bahwa kebudayaan sunda tidak monoton,” ungkap Ratu Rizkya, selaku ketua pelaksana acara tersebut.

Budaya Indonesia memang banyak diminati berbagai kalangan hingga mancanegara, khususnya budaya sunda. Perempuan ini beranggapan kalo LSBS bisa menyatukan sunda dengan zaman modern. Perempuan public relation angkatan 2012 itu berharap semoga semua masyarakat Unisba bisa sadar akan kebudayaan bangsa sendiri, khususnya budaya sunda karena kita berpijak di tanah Sunda.

Acara dimeriahkan oleh penampilan musik gamelan, kabaret, akustik, perform dari STUBA, dan penari cilik, Lizandra Putri Kirana. Perempuan berusia 6 tahun itu, menampilkan tarian jaipong khas Bandung. Meski baru setahun belajar menari namun gadis cilik itu telah mendapat banyak penghargaan. Uci Susilawati, berterimakasih karena pihak LSBS telah menggelar seni Sunda. “Selain acara begitu bagus, senang sekali karena telah mengundang anak kecil untuk berpartisipasi dalam pagelar,” ucap Ibu dari Lizandra itu.

Banyak penonton dari berbagai fakultas dan UKM, salah satunya Surya Aditya, perwakilan dari Mapenta. Surya menanggapi bahwa acara ini sangat mewakili UKM Unisba dalam mewadahi kebudayaan Sunda. Diharapkan bisa lebih sering lagi karena penampilan budaya Sunda sangat jarang. (Agam Rachmawan/SM)

Tags: Index LSBS seni sunda tetidiana Unisba

Continue Reading

Previous: Kebersamaan Dalam Perbedaan
Next: KMJ Gelar Studium Generale Creative Writing & Traveling Journalism

Hal Terkait

Pangdam Baru, DAMU Tuntaskan Agenda di Sisa Periode
  • Berita
  • Berita Kampus

Pangdam Baru, DAMU Tuntaskan Agenda di Sisa Periode

Agustus 29, 2026
Kekosongan DAMU Jadi Faktor Keterlambatan Pemira Unisba
  • Berita
  • Berita Kampus

Kekosongan DAMU Jadi Faktor Keterlambatan Pemira Unisba

Agustus 28, 2026
Minim Calon, Aklamasi Jadi Pilihan Sejumlah Ormawa Unisba
  • Berita
  • Berita Kampus

Minim Calon, Aklamasi Jadi Pilihan Sejumlah Ormawa Unisba

Agustus 27, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

September Hitam dan Keadilan yang Mati
  • Alternatif
  • Artikel

September Hitam dan Keadilan yang Mati

September 7, 2026
Aksi Kamisan Jadi Ruang Refleksi Satu Tahun Penyerangan Kampus
  • Berita
  • Berita Harian

Aksi Kamisan Jadi Ruang Refleksi Satu Tahun Penyerangan Kampus

September 5, 2026
Gie dan Kritik terhadap Kekuasaan
  • Film
  • Review

Gie dan Kritik terhadap Kekuasaan

September 3, 2026
Ketika Ibu dan Anak Belajar untuk Saling Memahami Emosi
  • Opini

Ketika Ibu dan Anak Belajar untuk Saling Memahami Emosi

September 1, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.