“Sebenernya udah beres, kendalanya hujan. Setiap hari hujan jadi mau di aspal juga gak jadi lagi.” Ujar Pak Mulyadi, Penanggung jawab Sarana dan Prasarana Unisba. Beliau menambahkan bahwa parkiran baru ini sudah dapat digunakan pada tanggal 31 Desember 2012 mendatang. Parkiran tersebut dapat memuat sekitar 800 motor.
Ia juga mengatakan setelah selesai pembangunan lahan parkir bawah, rencananya akan dilanjutkan dengan pembuatan lahan parkir dekat Menwa. Namun, masih belum dapat dipastikan hal tersebut dapat terealisasikan atau tidak. Selain karena izin yang belum didapat, kendala lainnya yaitu aturan yang berlaku. Aturan yang mengharuskan adanya lahan terbuka 12 meter dari gedung sehingga tidak menghalangi pandangan, juga menjadi penghambat terealisasinya pembuatan lahan parkir ini.
“kita sekarang lagi ngerjain atap tapi hujan, kendala nomor satunya cuaca, bukan karena kurangnya pekerja dan biayanya pun lancar. Kita mau pembesian, ngelas, gak bisa kalau hujan” Ujar Najimudin (45) salah seorang pekerja.
Pembangunan yang dimulai sejak empat bulan yang lalu ini, rencananya akan selesai minggu ini tetapi hanya untuk parkiran lantai satu saja. Sedangkan lantai dua, untuk bagian atap belum bisa selesai dikarenakan pengelasan yang terhambat, tambahnya.
“Menurut saya itu manajemen dari kampus atau universitasnya yang kurang baik, mungkin biasanya sih kekurangan biaya. Nah itu dia yang biasanya dipertanyakan. Harapannya cepet selesai aja sih, saya gak enak ngeliat parkiran di depan kampus yang gak rapih.” Ucap Riska Nursafitri (18) Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi.
“Saya cukup kecewa mengingat Unisba kekurangan lahan parkir, sampai-sampai memakai bahu jalan untuk dijadikan lahan parkir. Bagi saya itu adalah salah satu aib buat kampus kita. Harapan saya cuma satu aja, semoga dipercepat pembangunannya, jangan membahas janji-janji yang tidak direalisasikan. Berpikir realistis aja sekarang mah untuk Unisba yang lebih baik dan maju” Ungkap Rommy Firmansyah (18) salah satu mahasiswa Fikom Unisba.

