
Unisba, SM – BEM Fikom mengadakan seminar bertajuk “Pendidikan Film di Indonesia” bertempat di Aula Unisba, Rabu (31/10). Acara ini diisi oleh pembicara Askurifai Baksin selaku dosen Fikom dan Nurazis Widyanto sebagai kepala sekolah Story Lab, sekolah perfilman di Bandung. Seminar ini, oleh Fikom dijadikan sebagai mata kuliah umum mengingat di dalamnya didominasi oleh kehadiran mahasiswa Fikom.
Pada seminar kali ini, kedua pembicara menjelaskan tentang keadaan industri perfilman di Indonesia dan inovasi yang dapat kita lakukan. “Bagi yang ingin jadi movie maker, film adalah satu-satunya untuk ‘berbicara’, daripada ngomong banyak-banyak sampai berbusa ga didenger,” ujar Nurazis. Melalui kacamata ilmu komunikasi, Askurifai menjelaskan bahwa pembuatan film juga mesti memandang aspek komunikasinya, tidak hanya lewat seni saja.
Mengenai acara, beberapa peserta yang datang memiliki komentar tersendiri. “Acaranya bagus tapi pembicaranya kurang menarik” ujar Navy, mahasiswa Fikom 2012. Berbeda dengan Deszra yang juga mahasiswa Fikom 2012, ia menuturkan bahwa dengan adanya acara ini, ia jadi lebih mengetahui dunia perfilman. Rajamulya Gigantara selaku ketua pelaksana pun menyampaikan harapan, dengan adanya seminar ini mahasiswa Unisba bisa cerdas dan dapat mengerti bagaimana cara menyalurkan ide lewat film. (Bobby/SM)
