Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Harian
  • Selayang Pandang ala RABEG..
  • Berita Harian

Selayang Pandang ala RABEG..

Suara Mahasiswa September 25, 2011

 

RABEG adalah makanan akulturasi Arab-BantenOleh : Rizki Aulia Rachman

Oleh : Rizki Aulia Rachman

Pernah dengar RABEG? Mungkin itu sekilas seperti nama suatu barang yang aneh atau mungkin nama tempat yang terasing keberadaannya di daerah yang entah berantah.  Jangan salah, nama RABEG bukan seperti hal yang dibayangkan diatas.

Mari kita jalan-jalan ke Banten, selain terkenal dengan kesenian Debus-nya, daerah yang terletak di ujung barat pulau Jawa ini, mempunyai makanan yang khas tentunya.

Jadi, jika anda berkunjung ke Banten, terutama daerah Serang-Cilegon dan sekitarnya,  jangan buru-buru menuju ke pantai untuk berendam dan berjemur dulu. Tak lengkap rasanya kalau tak mencicipi makanan khas hidangan yang konon digemari  oleh para sultan Banten, dan juga para Menir-menir Walanda ketika itu. Warga menyebut makanan ini akulturasi Arab-Banten itu dengan nama RABEG.

Bahan baku utamanya adalah daging dan jeroan kambing

Bahan baku utamanya adalah daging dan jeroan kambing atau masyarakat sekitar menyebutnya Wedhus.

Bumbu rempah-rempah yang paling menonjol adalah jahe dan lada, dengan sedikit rasa cabai merah. Maklum, dulu Banten memang dikenal sebagai penghasil lada. Sampai-sampai ada daerah yang dinamai Pamarican, pusat penyimpanan dan jual-beli lada pada masa lalu. Letaknya di sebelah utara kompleks keraton, dekat dengan Bandar Banten.

Rasanya yang pedas bisa mengobati rasa pening setelah berpanas-panas keliling Banten. Jangan khawatir tekanan darah naik karena biasanya warung makan juga menyediakan acar atau lalap mentimun untuk menemani menu ini.

Menurut beberapa warga asli Serang, RABEG merupakan hidangan istimewa Istana Banten. Namun kini menjadi menu khas masyarakat, terutama Serang dan Cilegon. Makanan ini biasanya disajikan pada saat pesta dan acara selamatan, terutama pada selamatan akikah kelahiran anak.

Saat ini, RABEG juga menjadi menu makanan yang disajikan di sejumlah warung atau rumah makan. Agak sulit untuk menemukan makanan ini karena hanya ada beberapa rumah makan khusus RABEG di Serang.

Salah satunya di daerah Magersari, Jalan Raya Serang-Cilegon, tepat di depan Rumah Tahanan Serang. Di depan rumah makan itu tertulis, ”Rabeg Khas Serang”.

Menu RABEG juga lazim dijual di warung-warung makan khas Sunda-Banten, salah satunya di rumah makan Emak Haji di bilangan Ciceri, Serang. Setiap hari warung makan tersebut menyediakan menu RABEG dengan harga Rp 7.000 untuk satu porsi.

Harus sedikit jeli untuk bisa menemukan tempat makan yang menyediakan menu RABEG. Carilah warung makan yang menempelkan tulisan ”RABEG” pada bagian depan, seperti sebuah warung makan di daerah Lopang, dekat Pasar Lama, Serang.

Di Lontar Sipung deket Jembatan Lontar juga ada Nasi Uduk Empal dan Rabeg milik Kang Indin, satu bungkus cukup Rp. 10.000 untuk REBEGnya tanpa nasi, atau yang paling saya suka REBEGnya Warung Pojok deket Indomaret, disitu bisa sekalian beli jus strawbery,mmm yummy dan maknyosss.

Continue Reading

Previous: save palestina
Next: skate for fun

Hal Terkait

Forum Dago Melawan Gelar Aksi untuk Kawal PK 2 di MA
  • Berita
  • Berita Harian

Forum Dago Melawan Gelar Aksi untuk Kawal PK 2 di MA

Juli 5, 2026
Soroti Kondisi Bangsa, Mahasiswa Gelar Aksi di DPRD Jabar
  • Berita
  • Berita Harian

Soroti Kondisi Bangsa, Mahasiswa Gelar Aksi di DPRD Jabar

Juni 15, 2026
Aliansi Mahasiswa Jawa Barat Gelar Aksi Imbas Kebijakan Pemerintah
  • Berita
  • Berita Harian

Aliansi Mahasiswa Jawa Barat Gelar Aksi Imbas Kebijakan Pemerintah

Juni 12, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Polemik Latsarmil dalam Program Kopdes Merah Putih
  • Alternatif
  • Artikel

Polemik Latsarmil dalam Program Kopdes Merah Putih

Juli 9, 2026
KP2FTK Mundur Serentak, Imbas Minimnya Pendampingan DAM FTK
  • Berita
  • Berita Kampus

KP2FTK Mundur Serentak, Imbas Minimnya Pendampingan DAM FTK

Juli 6, 2026
Forum Dago Melawan Gelar Aksi untuk Kawal PK 2 di MA
  • Berita
  • Berita Harian

Forum Dago Melawan Gelar Aksi untuk Kawal PK 2 di MA

Juli 5, 2026
Pelaksanaan PKM Zero Waste Unisba Picu Kebingungan Mahasiswa
  • Berita
  • Berita Kampus

Pelaksanaan PKM Zero Waste Unisba Picu Kebingungan Mahasiswa

Juli 1, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.