Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Harian
  • Roller Skate Inline
  • Berita Harian

Roller Skate Inline

Suara Mahasiswa September 25, 2011

 

oleh : Neneng  Detti Sumyatty

Komunitas aggressive inline skate Bandung. (31/12)

Kalau bicara tentang roller blade (sepatu roda) mungkin sudah tidak asing lagi terdengar di semua kalangan. Olahraga ekstrim ini, banyak sekali penggemarnya. Tetapi, kalau bicara tentang Inline skate mungkin hanya beberapa kalangan saja yang mengetahuinya.

Evolusi inline skate ini berawal sekitar abad ke-18 di utara Negara Eropa,tepatnya di Skandinavia. Mulanya, pada akhir abad ke-17 es skating merupakan metode transportasi yang sangat populer dan Belanda sering menyebutkan diri mereka sebagai “skeelers”. Mereka menggunakan metode yang sangat primitif, yaitu dengan menggunakan kelos kayu kepada platform untuk melakukan perjalanan dalam cuaca yang hangat. Skating juga biasa digunakan untuk rekreasi, kebugaran tubuh, dan lain-lain. Dari situlah muncul teknologi dan pembaharuan terhadap sepatu inline yang banyak digunakan para skaters inline sampai saat ini.

Di Indonesia, inline skate sudah mulai banyak digemari. Buktinya saja di ibukota negara terdapat wahana rekreasi yang menyediakan fasilitas lengkap untuk bermain sepatu roda. Wahana tersebut dinamakan “dunia inline skate”, tepatnya berada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Wahana ini merupakan yang pertama di dunia. Di TMII terdapat track-track yang berstandar internasional, penyewaan inline skate, toko penjualan, hingga pelatihan yang sudah berstandar internasional.

Desi (17) seorang mahasiswi Universitas Islam Bandung pun berkomentar bahwa “inline skate itu sangat asik dan banyak sekali macamnya, saya termasuk freestyle inline. Ada pula beberapa trick seperti crazy, angkle, dan lainya”. Komunitas inline skate di Bandung sendiri biasa berkumpul di saparua. Disana terdapat toko inline, yang didalamnya terdapat semua perlengkapan inline skate. Biasanya selain disaparua, ada beberapa tempat yang sering mereka jadikan tempat berkumpul dan berbagi trick yaitu balai kota dan Itenas. Selain itu banyak event-event yang sudah mereka capai seperti Urbanfest, Saparuafest, dan Bandung Blossom.

Continue Reading

Previous: RAMADHAN BERBAGI
Next: save palestina

Hal Terkait

Aksi Kamisan Jadi Ruang Refleksi Satu Tahun Penyerangan Kampus
  • Berita
  • Berita Harian

Aksi Kamisan Jadi Ruang Refleksi Satu Tahun Penyerangan Kampus

September 5, 2026
Sejumlah PKL di Tamansari Diimbau Rapikan Lapak untuk Kembalikan Fungsi Trotoar
  • Berita
  • Berita Harian

Sejumlah PKL di Tamansari Diimbau Rapikan Lapak untuk Kembalikan Fungsi Trotoar

Agustus 30, 2026
JPU Hadirkan Enam Saksi dalam Sidang Lanjutan Aksi May Day 2026
  • Berita
  • Berita Harian

JPU Hadirkan Enam Saksi dalam Sidang Lanjutan Aksi May Day 2026

Agustus 7, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Ketika Hukum Berhadapan dengan Kekuasaan
  • Kontributor
  • Opini

Ketika Hukum Berhadapan dengan Kekuasaan

Oktober 1, 2026
Melihat Peristiwa ’65 lewat Akar dan Dalang
  • Buku
  • Review

Melihat Peristiwa ’65 lewat Akar dan Dalang

September 30, 2026
Kritik Politik Lewat Humor Meme
  • Alternatif
  • Artikel

Kritik Politik Lewat Humor Meme

September 28, 2026
Sinergi AIESEC in USU dan DISPUS Medan: Mendorong Kepemimpinan Global Pemuda Lewat Podcast Wak Cetar
  • Advertorial

Sinergi AIESEC in USU dan DISPUS Medan: Mendorong Kepemimpinan Global Pemuda Lewat Podcast Wak Cetar

September 27, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.