Medan, 15 September 2026 – AIESEC in Universitas Sumatera Utara (USU) bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUS) Kota Medan menjalin kolaborasi strategis dalam sesi tapping Podcast Wak Cetar. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat luas, khususnya generasi muda Kota Medan mengenai pentingnya kepemimpinan global, literasi, serta dampak sosial melalui program internasional Global Volunteer.
Sinergi tersebut menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan literasi budaya dan pemberdayaan pemuda. Melalui wadah digital Podcast Wak Cetar yang dikelola oleh DISPUS Medan, AIESEC in USU berkesempatan untuk membagikan gagasan mengenai bagaimana pengalaman exchange participants dapat menjadi sarana efektif untuk memperluas wawasan dan membentuk perspektif global.
Kehadiran AIESEC in USU dalam podcast ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjangkau audiens yang lebih luas melalui media edukatif yang interaktif. Diskusi yang berlangsung menyoroti bagaimana program Global Volunteer tidak hanya berfokus pada pengembangan diri individu, tetapi juga pada kontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di tingkat global.
Mengusung pesan utama “Membuka Jendela Dunia Lewat Global Volunteer,” sesi tapping podcast ini membahas berbagai pengalaman transformatif para pemuda yang telah memberikan dampak langsung bagi masyarakat internasional. Kolaborasi ini turut menunjukkan peran strategis lembaga kearsipan dan perpustakaan daerah dalam memfasilitasi ruang dialog inklusif yang mendukung pembelajaran sepanjang hayat bagi pemuda.
Dalam sesi podcast, perwakilan dari AIESEC in USU memaparkan rincian mengenai program Global Volunteer, sebuah pengalaman menjadi relawan internasional selama 6 hingga 8 minggu di berbagai negara. Program ini dirancang untuk melatih kemampuan kepemimpinan, mengenal perspektif lintas budaya dan negara, serta meningkatkan kepekaan sosial pemuda Medan agar siap menjadi bagian dari pemuda berwawasan global.
AIESEC in USU menyampaikan apresiasi kepada DISPUS Kota Medan atas ruang dan dukungan yang telah diberikan melalui Podcast Wak Cetar. Kemitraan ini membuktikan bahwa sinergi antara komunitas pemuda dan pemerintah daerah mampu menciptakan platform edukasi yang relevan dan menginspirasi bagi kemajuan generasi muda di Kota Medan.
Ke depannya, AIESEC in USU berharap kolaborasi serupa dapat terus terjalin untuk memperluas jangkauan program-program pengembangan kepemudaan dan pertukaran budaya. Dengan terbukanya ruang dialog seperti ini, diharapkan semakin banyak pemuda Kota Medan yang tergerak untuk mengenali potensi diri dan berkontribusi secara nyata di kancah internasional.
