Para anggota baru Studi Teater Unisba (Stuba) sedang melakukan teatrikal di Tangga Batu Unisba. Acara tersebut diselenggarakan pada Senin, (23/11) yang merupakan bagian dari Pendidikan dan latihan dasar (Diklatsar) angkatan ke-26 Stuba. (Vigor/Job)
Suaramahasiswa.info, Unisba – Sejumlah anggota baru Studi Teater Unisba (Stuba) mengikuti kegiatan pendidikan dan latihan dasar (Diklatsar) di kampus satu Universitas Islam Bandung (Unisba). Diklat yang diselenggarakan pada hari ini mengharuskan peserta memerankan peran yang disebut woro-woro. Serta berjalan dari kampus satu hingga Fakultas Matematika dan IPA (MIPA) di Jl. Ranggamalela No.1 dan kembali lagi ke kampus Tamansari pada Senin (23/11).
Tutun Turmadi ketua pelaksana mengatakan, acara Diklatsar Stuba dibagi menjadi tiga rangkaian, yaitu diklat kampus, diklat alam, dan resital. Diklat kampus terdiri dari woro – woro, materi, dan unjuk kabisa. Ia menambahkan, woro-woro dilakukan untuk memperkenalkan peserta diklat Stuba kepada civitas akademika. “Makna woro–woro untuk memperkenalkan pelajar (sebutan untuk peserta diklat) kepada civitas akademika Unisba, melatih mental pelajar, dan ucapan selamat datang dari Stuba,“ ucap mahasiswa Fakultas MIPA itu.
Defryta Axmarina anggota baru Stuba berpendapat, kegiatan tersebut dapat melatih kepercayaan diri, melatih mental, dan mengenal dunia luar. Selain itu, Novia Zarni mahasiswa Prodi Farmasi pun merasa terhibur dengan acara diklat yang dilakukan Stuba. Ia berharap agar Stuba lebih sering mengadakan woro-woro. “Kalau bisa sering–sering tampil lumayan untuk menghilangkan penat kuliah,” tuturnya. (Vigor/Job)
