Tepat pukul 16.57 WIB kongres KBMU resmi dibuka, acara tersebut dipimpin oleh Dahman Sinaga (sterring commite 1), Dimas Satriya (sterring commite 2) dan Vino Febrianto (sterring commite 3). Dalam kongres, sidang dibagi menjadi 4 bagian, yaitu sidang pleno I, pleno II, pleno III dan pleno IV.
Sterring commite memulai sidang pleno I tentang penetapan agenda acara kongres. Diikuti dengan pembahasan tata tertib kongres, dan yang terakhir adalah pemilihan presidium sidang. Presidium sidang terdiri dari Oryzandi (presidium 1), Fadil Muhammad (presidium 2) dan Revi (presidium 3).
Menyinggung mengenai peserta sidang yang relatif sedikit, Fauzan selaku ketua DAMU periode 2011-2012 angkat bicara. “ Seharusnya kongres ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Unisba yang memang aktif di lembaga-lembaganya, karena memang dilihat dari realita kali ini mahasiswa-mahasiswa Unisba bahkan kampus besar lainpun kondisinya sedang ‘sakit’, dengan kata lain tidak mau aktif dalam organisasi, ada juga kekecewaan mengenai peserta yang tidak terlalu banyak ini,” ujarnya.
Kongres KBMU dilanjutkan kembali dan dipimpin oleh presidium sidang. Acara selanjutnya adalah sidang pleno II, yang membahas tentang pemaparan laporan pertanggung jawaban BEMU periode 2011-2012, pandangan umum, demisioner BEMU periode 2011-2012 dan rekomendasi peserta sidang untuk kepengurusan BEMU 2012-2013.
Pemaparan laporan pertanggung jawaban (LPJ) BEMU periode 2011-2012, diawali dengan pemaparan kementrian sekretariatan negara, diikuti oleh kementerian keuangan, kementrian dalam negeri, kementrian sosial politik & budaya, kementrian luar negeri dan yang terakhir presma dan wapresma.
Kendala-kendala pun dipaparkan oleh presma 2011-2012 terkait semangat pengurus yang mulai menurun, “ setelah acara diskusi nasional dan rapat akbar mahasiswa se-Indonesia, semangat pengurus mulai turun, salah satunya diakibatkan dengan kesibukan-kesibukan akademik karena banyak dari pengurus saya sudah menginjak tahap skripsi dan tugas akhir,” jelasnya kepada peserta sidang.
Sesudah pemaparan LPJ BEMU, para peserta sidang melakukan musyawarah tanpa dikuti oleh para anggota BEMU 2011-2012. Melalui kesepakatan bersama setelah menimbang, meninjau dan menetapkan LPJ BEMU 2011-2012, diterima. Beriringan dengan hal tersebut pengurus BEMU 2011-2012 resmi di demisioner.
Acara yang diadakan 1 tahun sekali ini, dilanjutkan dengan rekomendasi para peserta sidang untuk kepengurusan BEMU 2012-2013. Rekomendasipun berdatangan dari para peserta yang hadir. Mulai dari harus diadakannya LDKM, audiensi, transparansi dana dan lain sebagainya.
Pembahasan rekomendasi tersebut, diadakan pada pukul 09.00, sabtu (14/7) karena kongres sebelumnya ditunda terlebih dahulu. Dalam pembahasan, ada beberapa rekomendasi yang harus ditiadakan atau dikoreksi, melalui pertimbangan peserta sidang. Setelah rekomendasi yang dibahas sebelumnya, acara dilanjutkan pada sidang pleno III tentang pembahasan AD/PRT.
Kongres berlanjut kepada pleno IV, pembacaan presensi DAMU oleh Fauzan Sungkar ( ketua Damu 2011-2012) yang berisikan mengenai perjalanan DAMU periode 2011-2012. Tepat pukul 00.24 WIB, minggu (15/7) pengurus DAMU 2011-2012 telah resmi di demisioner dan sekaligus mengangkat para anggota DAMU terpilih 2012-2013.
Harapan pun berdatangan setelah terpilihnya anggota DAMU 2012-2013, “semoga lebih bisa mewarnai Unisba sebagai DAMU , karena sangat berpengaruh sekali kepada Unisba dan lebih baik juga dari tahun sekarang,” ucap Akhmad Yusup, BEM syariah.
Salah satu anggota DAMU terpilih pun turut angkat bicara mengenai kesan pesan kongres kali ini, “cukup memberi aspirasi buat saya buat kinerja DAMU tahun sebelumnya, dan mengenai peserta yang sedikit sekali, beginilah keadaan mahasiswa sekarang bersifat apatis, maka adanya perwakilan-perwakilan mahasiswa yang tidak datang, dan saya juga berterimakasih untuk yang sudah datang,” tutup Anis anggota DAMU terpilih.

