Kondisi Terkini Kebakaran King’s

Suaramahasiswa.info, Bandung – Kebakaran pusat perbelanjaan King’s shopping center yang terletak di Jl. Kepatihan, Bandung baru bisa dijinakan setelah hampir 24 jam berkobar. Hingga hari ini rabu (25/6) proses pendinginan pun masih di upayakan oleh damkar guna mencegah munculnya api kembali. Tak hanya menghanguskan king’s Si jago merah juga melalap salah satu pusat pertokoan yang berada di dekatnya yaitu pertokoan Merlin. Namun hingga kini belum dapat dipastikan apa penyebab dari kebakaran ini.

Menurut sang pemilik gedung King’s Alvin Tjandra, kerugian yang dialami mencapai puluhan miliar. Didalam gedung sendiri terdapat 400 lebih kios yang merupakan toko tekstil, pakaian, makanan,pusat permainan anak, dan ada pula bioskop dilantai 5. “Ada ratusan tenant di dalam gedung dan saya belum dapat memastikan berapa rincian persis kerugian yang mereka alami masing-masing,” paparnya.

Memang malang dikata, disaat bulan puasa akan datang pusat perbelanjaan yang tidak pernah sepi ini harus hangus terbakar. Sebelumnya King’s juga pernah mengalami kebakaran pada tahun1989, lalu dibangun lagi pada tahun 1992. Namun kini kejadian itu terulang kembali, membuat ratusan pedagang dipastikan tidak dapat berjualan lagi disini sampai gedung ini dibangun kembali.

Andi salah seorang pemilik kios di King’s mengaku sangat kaget ketika mengetahui tempat ia mengais rezeki terbakar. tak ada sehelaipun barang  dagangan yang bisa ia selamatkan, karena ketika datang ke lokasi kejadian jalan sudah ditutup dan akses masuk gedung hanya untuk mobil branwir dan petugas damkar saja. “kaget banget, gak nyangka bakalan kebakaran padahal saya baru nyetok barang baru buat nanti bulan puasa. tapi sekarang semuanya sudah ludes,” ungkap pria berdarah Minang ini.

Ridwan Kamil walikota kota Bandung mengatakan bahwa ia akan segera merelokasi para pedagang king’s ke temapat lain. Seperti yang dikutip dari Twitter orang nomor satu dikota Bandung ini, ia akan memindahkan para pedagang ke Kosambi atau ITC Kebon Kalapa. “400an pedagang yang terdampak oleh musibah ini, akan kita coba bantu tampung sementara di ITC kebon kelapa dan pasar Kosambi,” ujarnya.

(Winda Rahma Nelly/SM)