Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Harian
  • Hadiah Sampah Dari Kota
  • Berita Harian

Hadiah Sampah Dari Kota

Suara Mahasiswa Januari 5, 2013

 

 


 Teks dan Foto Oleh : Yulianti

               Cisirung, (3/1/2013). Sampah lagi, sampah lagi. Mungkin kita sudah bosan mendengar kata sampah. Namun sekumpulan benda-benda  yang sangat mengganggu tersebut  semakin memenuhi sungai di bawah jembatan-jembatan di Kecamatan Dayeuhkolot. Misalnya jembatan di Jalan Cisirung, Palasari dan jembatan sungai Cikapundung yang berada di Kampung Lamajang.

            “Dari sekian sampah yang menumpuk di sungai-sungai  kabupaten Bandung, 90%-nya adalah sampah kiriman dari kota Bandung, seperti yang kita lihat di dua sungai yaitu sungai Cikapundung dan sungai Bojong Citepus yang merupakan anak sungai dari Citarum“ tutur Ivan (27) dari komunitas TAPAL, salah satu organisasi  lingkungan yang berdomisili di Kabupaten Bandung.

            Ivan menambahkan, Ia akan melakukan aksi mengirimkan sampah kembali kepada Dada Rosada selaku Walikota Bota Bandung yang seharusnya bertangggung jawab terhadap penanganan sampah di Kota Bandung.

            Kendati demikian, sampah yang bertumpuk di bawah jembatan Cisirung adalah sumber rezeki bagi sebagian orang. Seperti yang diakui Abah Ajum (58), pemulung sampah plastik yang merupakan pemungut langganan.

            “Sampah disini mendatangkan rezeki karena Abah tidak usah susah mencari sampah plastik. Namun sampah juga mendatangkan musibah karena menyumbat saluran air. Apalagi saat musim hujan, rumah Abah pasti kebanjiran. Air dari sampah yang membusuk juga kadang suka menjadikan gatal-gatal,” ujar pria ini dengan bahasa sundanya yang kental.

            Kondisi seperti itu sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Sampah-sampah tersebut bertumpuk dikala musim hujan datang karena debit air yang naik dan sampah pun terhalang oleh tiang-tiang jembatan.

Continue Reading

Previous: Taraksa #3: Yang Bersiap
Next: Akhir Periode DAM dan BEM Fikom Unisba

Hal Terkait

Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker
  • Berita
  • Berita Harian

Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker

Maret 17, 2026
IWD 2026 di Bandung Suarakan Hak-hak Perempuan dan Kelompok Rentan
  • Berita
  • Berita Harian

IWD 2026 di Bandung Suarakan Hak-hak Perempuan dan Kelompok Rentan

Maret 9, 2026
Enam Demonstran Divonis Penjara, Penasihat Hukum Angkat Bicara
  • Berita
  • Berita Harian

Enam Demonstran Divonis Penjara, Penasihat Hukum Angkat Bicara

Februari 24, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Mahasiswa Refleksikan Penyerangan Aparat melalui Diskusi, “Merawat Ingatan & Lawan Balik”
  • Berita
  • Berita Kampus

Mahasiswa Refleksikan Penyerangan Aparat melalui Diskusi, “Merawat Ingatan & Lawan Balik”

April 19, 2026
Analisis Pandangan Netizen terhadap Konflik K-Netz vs SEAblings di Media Sosial
  • Advertorial

Analisis Pandangan Netizen terhadap Konflik K-Netz vs SEAblings di Media Sosial

April 11, 2026
BEMU Fokus Rampungkan Program Kerja di Sisa Masa Kepengurusan
  • Berita
  • Berita Kampus

BEMU Fokus Rampungkan Program Kerja di Sisa Masa Kepengurusan

Maret 18, 2026
Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker
  • Berita
  • Berita Harian

Sunyi di Gema Takbir Lewat Single Ala Dongker

Maret 17, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.