Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Alternatif
  • Artikel
  • Masihkah Kampusku ‘Bersih’?
  • Artikel

Masihkah Kampusku ‘Bersih’?

Suara Mahasiswa Juni 9, 2014

Oleh : Faza Rahim/SM

Masa kampanye untuk pemilihan presiden sudah resmi dimulai. Inilah keadaan dimana segala taktik juga  strategi politik dipergunakan. Alih-alih berlomba merebut hati masyarakat, tetapi malah justru kadang menganggu dan membuat khalayak merasa semakin ragu. Penuh  janji, yang mungkin nanti masih tetap menjadi janji tidak juga kunjung terpenuhi, akhirnya basi.

Senja masih belum meninggi, masih banyak mahasiswa lalu-lalang di wilayah kampus. Namun, ada satu yang mencolok, Kanvas itu. Wajah salah satu CAPRES tergambar dalam kain putih tersebut . Mungkin ini karya seni atau tugas mahasiswa.  Lalu apa itu karya seni? Tugas? Bila ternyata pada sisi lain kanvas terdapat satu kalimat proaktif yang kesannya persuasif. Menurut beberapa sumber, rupanya kanvas  ini telah berada 3 minggu di kampus biru. Wah, cukup lama ya? Mengapa kita baru sadar? Benarkah mahasiswa sekarang terlalu apatis untuk urusan yang dianggap berbau politik?.

Pada artikel ini, saya ingin menulis tentang masalah politik juga netralitas kampus. Apa sebenarnya yang menjadi paradigma bahwa kampus harus netral, juga bersih dari kegiatan politik praktis? Dasar hukum yang ada tidak mengatur secara langsung tentang hal itu. Adapun dasar hukum yang mengarahkan paradigma ini salah satunya terdapat dalam UU No. 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD Pasal 86 ayat 1 poin F yang melarang adanya kampanye pemilu yang menggunakan tempat pendidikan.

Kampus seharusnya berisi pemuda yang masih idealis dan kritis, yang di tangannya nasib dan masa depan bangsa ditentukan. Tempat yang identik dengan mahasiswa berintelek  seharusnya dipenuhi dengan generasi muda yang haus ilmu pengetahuan, dan mencari kebenaran. Patut kita garis bawahi bahwa bersikap netral, bukan berarti kita alergi terhadap politik, tidak punya pilihan, serta apatis.  Disini maksudnya  menunjukkan ketidakberpihakan terhadap satu golongan politik dan mengintervensi orang lain untuk berpihak pada satu golongan politik tertentu. Menurut Indeks Demokrasi Indonesia yang dipublish oleh The Economist (2012) dalam kategori demokrasi yang masih cacat (flawed democracy), kiranya dapat melibatkan kekuatan masyarakat di Perguruan Tinggi. Ternyata, suara demokrasi dan suara moral kampus merupakan jelmaan dari suara rakyat dalam lingkup kecil. Sudah jadi rahasia umum pula bukan, bahwa mahasiswa, seharusnya menjadi Agent of Change untuk kemajuan suatu bangsa.

Jika kampus sudah diperkeruh dengan upaya intervensi politik, apapun kepentingannya, dan siapapun pelakunya berarti akan semakin banyak orang yang diperbudak oleh para oportunis. Dan sekarang kita mengalaminya. “Indonesia dijajah begitu lama karena di tengah-tengah perjuangannya selalu ada pengkhianat dan oportunis sejati.” (Dermawan Wibisono, Gading-Gading Ganesha)
Kampus netral adalah harga mati.

Tags: @suaramahasiswa Index intan mahasiswa apatis politik

Continue Reading

Previous: Ini Jadwal dan Tema Debat Capres-Cawapres di Televisi
Next: Perahu Bugis di Tanah Padjajaran

Hal Terkait

Dari Kata Culture Menjadi Kalcer di Kalangan Gen-Z
  • Alternatif
  • Artikel

Dari Kata Culture Menjadi Kalcer di Kalangan Gen-Z

Desember 30, 2025
Praktik Kekuasaan Sistem Feodal dalam Pendidikan Indonesia
  • Alternatif
  • Artikel

Praktik Kekuasaan Sistem Feodal dalam Pendidikan Indonesia

Desember 13, 2025
Tradisi Pelestarian Alam dalam Balutan Pamali di Masyarakat
  • Alternatif
  • Artikel

Tradisi Pelestarian Alam dalam Balutan Pamali di Masyarakat

Desember 5, 2025

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Soroti Efektivitas Pembelajaran Ramadan, Unisba Sesuaikan Waktu Perkuliahan
  • Berita
  • Berita Kampus

Soroti Efektivitas Pembelajaran Ramadan, Unisba Sesuaikan Waktu Perkuliahan

Maret 11, 2026
Local Volunteer Winter Peak 2025/2026: Anak Muda Bandung Bersiap Berkontribusi untuk UMKM Bersama Volunteer Internasional
  • Advertorial

Local Volunteer Winter Peak 2025/2026: Anak Muda Bandung Bersiap Berkontribusi untuk UMKM Bersama Volunteer Internasional

Maret 11, 2026
IWD 2026 di Bandung Suarakan Hak-hak Perempuan dan Kelompok Rentan
  • Berita
  • Berita Harian

IWD 2026 di Bandung Suarakan Hak-hak Perempuan dan Kelompok Rentan

Maret 9, 2026
Enam Demonstran Divonis Penjara, Penasihat Hukum Angkat Bicara
  • Berita
  • Berita Harian

Enam Demonstran Divonis Penjara, Penasihat Hukum Angkat Bicara

Februari 24, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.