[Artikel] Dubing Kekinian di Aplikasi Dubsmash

“Itu lipsync …!!!”

Kerap sekali kita menyebut kata tersebut saat mengetahui penyanyi yang  bernyanyi tidak sesuai dengan gerakan bibirnya. Seharusnya setiap penyanyi yang membawakan lagu secara lipsync,  haruslah sesuai dengan nada dan tempo iramanya. Bukan hanya penyanyi,  kita juga pasti pernah mencoba seperti ini bukan?

Berbicara soal lipsync dan tekonologi informasi yang semakin maju, sebuah fitur ‘lipsync’ muncul guna memanjakan pemakai smartphone. Tiga pria Jerman Jonas Druppel, Roland Grenke, dan Daniel Taschik inilah yang  menjadi penemu aplikasi unik tersebut. Muncul pada November 2014 lalu, aplikasi yang dinamai Dubsmash ini mendadak popular secara viral dalam skala global.

Aplikasi ini tidak hanya berisi lagu-lagu ternama dunia, kita dapat merekam suara yang  kita inginkan dan melalukan lipsync sendiri.  Pada umumnya pengguna menggunakan kamera depan dari hape pintarnya untuk menunjukkan aksi. Tercatat sudah 50 juta yang mengunggah aplikasi ini, sejak diluncurkannya tahun lalu.

Cara menggunakannya tidaklah sulit. Pengguna tinggal mencari kata kunci suara yang diinginkan,  memilih, mendengarkan, menghafalkan, dan merekam.  Semua umur dari berbagai kalangan bias menggunakannya. Alhasil 2 juta lebih video lipsync beredar dengan kata kunci #dubsmash di jejaring social instagram.

Dikarenakan aplikasi ini sudah merambah di seluruh dunia, para pengguna tidak susah-susah untuk mencari bahasa yang dimengerti. Pada pengaturan, kita dapat memilih bahasa yang diinginkan.  Untuk wilayah Negara Indonesia saja, sudah banyak koleksi suara-suara yang bias digunakan untuk ber-lipsync ria. Sampai saat ini sudah banyak audio berbahasa Indonesia bertengger dalam library Dubsmash,  bahkan lagu dangdut pun dapat dijumpai di sini.

Kamu sendiri udah nyoba lipsync pake Dubsmash? Nah, ketenaran Dubsmash sendiri tidak lepas dari para public figur yang ikut menggunakan aplikasi ini dan mengunggah di  akun instagram pribadi miliknya. Beberapa selebriti dunia yang pernah menggunakannya antara lain penyanyi  Jennifer Lopez dan aktor Hugh Jackman. Sedangkan artis Indonesia yang  mengikuti demam Dubsmash adalah Ayu Ting Ting, Luna Maya, Aliando, PriliLatuconsina, Jesica Iskandar, Chika Jessica, Jordi Onsu,  Kartika Putri, dan lain sebagainya. Tidak dapat dipungkiri, keterlibatan para artis inilah yang  menjadi salah satu faktor aplikasi Dubsmash popular secara global. (Muthia/SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *