Salah satu mahasiswi fakultas psikologi 2011 menanggapi mahalnya biaya remedial yang tidak sesuai dengan pelayanan yang diberikan fakultas, bertempat di Pelataran Fakultas Psikologi, Kamis (6/8).
Suaramahasiswa.info Unisba– Remedial sedang berlangsung hingga saat ini. Akan tetapi, masih ada mahasiswa yang tidak setuju dengan pelayanan akademik. Amalia Yaumil Hasanah misalnya yang mengungkapkan kekecewaannya. “Menurut saya mahalnya biaya remedial tahun ini tidak sepadan dengan pelayanan yang diberikan fakultas. Misalnya Seperti dosen yang sering mempersingkat waktu disetiap mata kuliah tambahan yang diberikan kepada mahasiswa,” ujarnya
Sama halnya dengan Amalia, Nur Cahyani menyatakan bahwa biaya remedial tahun ini terbilang mahal. Menurutnya, pelayanan akademik terhadap mahasiswa sangat kurang, nilai yang diberikan dosen kepada mahasiswa pun tidak memuaskan. “Biaya remedial tahun ini memang benar-benar tak sepadan dengan apa yang diberikan fakultas sendiri,” ucap mahasiswi Psikologi 2011 itu.
Iyan Bachtiar selaku Kasie Akademik Unisba menjelaskan, biaya remedial memang naik Rp 25.000 akan tetapi dari pihak akademik pun memiliki alasan yang jelas. Iyan sendiri menjelaskan jika dengan biaya sebesar itu kualitas yang diberikan sudah cukup baik terhadap mahasiswa . “Ya mungkin bagi mahasiswa yang tidak setuju dengan naiknya biaya remedial belum merasakan saja apa feedback nya,” tuturnya. (Devi/SM)
