
Teks oleh : Rizki Aulia Rachman
Bandung(19/11), Disaat PSSI sedang mengkaji penggunaan pemain naturalisasi (beralih kewarganegaraan menjadi WNI) dalam timnas Indonesia menyusul gagalnya timnas baik di pentas regional maupun internasional, demikian diaminigelandang serang PERSIB Bandung dan Timnas Garuda di sela sehabis latihan sore di Stadion Siliwangi, Bandung.
Atep mengatakan, naturalisasi pemain adalah salah satu opsi meningkatkan kemampuan timnas, selain untuk memajukan prestasi timnas yang sudah lama mati suri.
“Intinya kalau para pemain luar yang sudah resmi menjadi WNI, terus bisa berkesempatan membawa timnas menjadi lebih baik, kenapa ngga?, toh mereka (pemain naturalisai-red) rata-rata mempunyai skillyang mumpuni. Jadi, sebisa mungkin berperan besar untuk timnas, kalu tidak ada hasil apa-apa ya percuma juga.” Tandasnya saat diwawancarai.
Menurutnya, Cristian Gonzalez yang sudah resmi menjadi WNI diharapkan bisa menjadikan timnas “Macan Asia” kembali karena dengan hadirnya ”EL Locco” di timnas Garuda sudah banyak dinanti pecinta sepak bola Indonesia.
“Kita tahu, Gonzales itu striker haus gol di kancah Liga Indonesia, tidak diragukan lagi. Jadi bisa saja itu berlaku ketika dia membela timnas, bukan berarti harus bertumpu pada Gonzalez saja, kekompakan dalam tim itu yang paling penting” katanya.
Ia menjelaskan, jika pemain naturalisasi sudah memakai baju Merah Putih, kontribusi lebih besar bisa diberikan, dan tidak memugkinkan timnas menjadi negara ”pengadopsi” pemain layaknya negara Perancis yang sudah mempunyai nama di Eropa bahkan dunia.
“Ini semua tergantung dari pemerintah kita juga, jangan berbicara nasionalis kalau ternyatangga mampu berbuat apa-apa diluar, di Perancis aja banyak Negro-nya tapi jago-jago mainya” katanya menegaskan sembari sedikit tertawa.
