Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Susilo Siswiuto memberikan kuliah umum dalam rangkaian acara Festival Sadar Energi di Bale Rumawat Universitas Padjajaran Bandung, (16/07). Festival Sadar Energi merupakan bentuk sosialisasi Kementrian ESDM kepada masyarakat untuk berhemat energi. (Regina/SM)
Suaramahasiswa.info, Bandung – Siapa pun yang akan menjabat sebagai Presiden 2014 nanti, program hemat energi harus terus digencar agar masyarakat bisa peduli, dan memahami pentingnya menghemat energi. Pemimpin kita nanti harus berpartisipasi langsung dalam mengajarkan penghematan tersebut kepada rakyatnya. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Susilo Siswoutomo, saat ditemui dalam acara Festival Sadar Energi di Universitas Padjajaran Bandung, (17/06) kemarin.
Saat ini kebutuhan BBM di Indonesia mencapai 1,5 juta barrel per hari dengan kemampuan produksi di dalam negeri hanya sekitar 650.000 barrel per hari. Semakin bertambahnya jumlah penduduk, maka semakin banyaknya kebutuhan energi, tentunya hal ini menjadi permasalahan yang perlu segera ditangani oleh pemerintah. “Pertumbuhan penduduk tidak akan ada habisnya dibanding sumber energi yang dikuras setiap hari. Butuh Rp 1,7 Triliun Per Hari untuk Impor BBM agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat ,” Ujar Susilo disela kuliah umumnya mengenai pentingnya berhemat energi.
Susilo mengatakan, bahwa penghematan energi harus menjadi perhatian penuh pemeritah dan partisipasi aktif dari masyarakat. Pemerintah harus terus mensosialisasikan kesadaran berhemat energi, khususnya untuk remaja yang nantinya akan disebarkan pada lingkungan sekitarnya .“Pemerintah berusaha mengurangi impor BBM dengan mengganti biodiesel dan sejumlah alternatif lainnya. Agar sumber mineral kita tidak habis dikuras, butuh kesadaran masyarakat dalam menghemat energi” pungkasnya.
Kementerian Energi Sumber Daya Mineral bekerja sama dengan SKK Migas, pelaku industri sektor migas, dan komunitas Energi Kita. Di sejumlah kota telah digelar Festival Sadar Energi yang berlangsung seperti saat ini. Tak hanya menggelar sosialisasi dan kuliah umum mengenai pentingnya berhemat energi, kompetisi film juga turut menjadi rangkaian dalam Festival Sadar Energi (Regina/SM)
