Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Kampus
  • Lestarikan Kebudayaan Lewat ‘Titi Laras’
  • Berita Kampus

Lestarikan Kebudayaan Lewat ‘Titi Laras’

Suara Mahasiswa April 16, 2014

STUBA dalam lakon ‘Titi Laras’  karya Dadan Sutisna sukses membuat penonton di Gedung Kesenian Rumentang Siang tergelak (16/04). Pagelaran Festival Teater Sunda ini sukses menarik animo generasi muda.

Suaramahasiswa.info, Bandung- Teater Sunda KIWARI, kembali mengadakan pagelaran festival teater Sunda ke-13. Acara kali ini diikuti oleh kurang lebih 60 grup teater dari Seluruh Jawa Barat. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 14 April hingga 4 Mei ini diadakan dengan tujuan sebagai upaya konkret untuk melestarikan kebudayaan utamanya Bahasa Indung masyarakat Jawa Barat, yaitu Basa Sunda. 

Studi Teater UNISBA (STUBA) kembali terdaftar sebagai peserta. Kali ini (16/04) , STUBA menampilkan lakon ‘Titi Laras’ karya Dadan Sutisna. Naskah yang bercerita tentang para transmigran di kampung Dano Sirih ini sangat menonjolkan isu pergeseran kebudayaan. Saat budaya asli yang dulu begitu diagungkan, kian tergerus kebudayaan baru yang parahnya menyebabkan masyarakat semakin kehilangan arah. Para aktor bermain total pada kesempatan ini.

Hal demikian, diamini oleh Arie selaku penonton yang mengungkapkan apresiasinya pada keberhasilan para aktor memerankan peran mereka. Rupanya, penampilan secemerlang hari ini tidak begitu saja didapatkan oleh para pemain.”Penggarapan yang dilakukan selama 3 bulan.Cukup sulit dalam proses karena kebanyakan harus menyesuaikan dengan aktor.” Ujar Iep Trihadi Mahasiswa Hukum angkatan 2000 selaku sutradara.

Selama penampilan yang berdurasi sekitar 2 jam, tokoh Darmaji menjadi pemanis sekaligus penghidup suasana. “Didalam naskah ini, Darmaji menjadi simbol kebudayaan. Menjadi pengingat pada tokoh lain bahwa jangan sampai kebudayaan kita hilang, jangan sampai kita terlena kebudayaan baru” Ucap Ridwan Yusup yang sukses memerankan tokoh ini.

Kegiatan ini secara tidak langsung membantu generasi muda untuk mengenal dan melestarikan kebudayaan asli mereka melalui hal yang menyenangkan dan seru. Festival kali ini, mengalami peningkatan signifikan dari segi penonton. Utamanya anak muda. “Mudah-mudahan remaja sekarang tidak melupakan budayanya sendiri.Tetap gagah dalam budaya.” Harap Dodi Eka selaku  HUMAS Teater Sunda Kiwari.(Faza Rahim/SM)

Tags: @suaramahasiswa #Aghis Index STUBA Unisba

Continue Reading

Previous: Solusi BEM-F Tanggapi Permasalahan Mahasiswa
Next: Bedah buku “Pensiun Bermartabat” di Unisba

Hal Terkait

Aktivasi Semester Ganjil Unisba Kini Wajibkan NIK Orang Tua
  • Berita
  • Berita Kampus

Aktivasi Semester Ganjil Unisba Kini Wajibkan NIK Orang Tua

Agustus 16, 2026
Soroti Legalitas Sejumlah Pengurus BEMU, Belmawa Verifikasi Status Akademik
  • Berita
  • Berita Kampus

Soroti Legalitas Sejumlah Pengurus BEMU, Belmawa Verifikasi Status Akademik

Agustus 10, 2026
Parkir B3 Dekanat Jadi Penyimpanan Sementara Barang Lelang
  • Berita
  • Berita Kampus

Parkir B3 Dekanat Jadi Penyimpanan Sementara Barang Lelang

Agustus 4, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Di Balik Karcis Parkir Unisba
  • In-Depth

Di Balik Karcis Parkir Unisba

Agustus 18, 2026
Aktivasi Semester Ganjil Unisba Kini Wajibkan NIK Orang Tua
  • Berita
  • Berita Kampus

Aktivasi Semester Ganjil Unisba Kini Wajibkan NIK Orang Tua

Agustus 16, 2026
Antara Lembar Buku dan Aroma Cilok
  • Feature

Antara Lembar Buku dan Aroma Cilok

Agustus 15, 2026
Krisis Keadilan di Indonesia dalam Bayang-Bayang Otoritarian
  • Alternatif
  • Artikel

Krisis Keadilan di Indonesia dalam Bayang-Bayang Otoritarian

Agustus 12, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.