Suara Mahasiswa

Nakal, Tajam, Menggelitik

Berita Harian

Bedah buku “Pensiun Bermartabat” di Unisba

Bedah buku “Pensiun Bermartabat” bersama penulis Yusron Aminulloh (kedua di kiri) yang diselenggarakan oleh Fikom Unisba. acara buku ini dilaksanakan pada hari Rabu (16/04) di gedung KH. Kartimi Kridoharsojo.

Suaramahasiswa.info – Fikom Unisba mengadakan acara bedah buku “Pensiun Bermartabat” yang diselenggarakan di gedung KH. Kartimi Kridoharsojo (aula utama) Unisba, pada Rabu (16/04). Event ini membahas bagaimana kita merancang kehidupan hingga prapensiun dan setelah pensiun, sehingga tidak menggantungkan hidupnya pada orang lain. 

Acara bedah buku ini ditujukan untuk para mahasiswa, dosen, dan karyawan Unisba agar mempunyai rancangan untuk meraih impian menjadi pensiunan yang sejahtera. Mereka pun sangat antusias mengikuti acara ini karena dapat menjadikan motivasi untuk tidak pesimis di masa depan. Hal ini membuat sebagian dosen mengajak mahasiswa dan memindahkan jam pelajaran ke acara tersebut.

Event ini dihadiri langsung oleh penulisnya, Yusron Aminulloh. Ia membuat buku itu berdasarkan pengalaman keseharian orang-orang dengan menggunakan metode dongeng atau cerita sebagai ilustrasi, sehingga para pembaca dapat mengambil makna dan sebuah pembelajaran. Pensiun yang bermartabat memang telah menjadi dambaan banyak orang. Namun, itu tergantung pada bibit awalnya. “Penanaman pembiasaan merubah kebijakan melalui paradigma dari negatif menjadi positif.” Ujar pendiri Training Center Menebar Energi Positif (MEP).

Madi, mengungkapkan acara bedah buku dapat membantunya untuk tidak pesimis, mengingat sekitar 3 tahun lagi ia akan pensiun, “sangat bagus, karena dapat mendorong dan memotivasi agar orang yang sebentar lagi akan pensiun tidak pesimis. Lalu jika acara ini terus ada, pastinya akan sangat membantu dan menghibur bagi seluruh karyawan Unisba,” ujar Kasi Akademik Fakultas Ekonomi itu.

Rizal Andhika, mengatakan bahwa buku “Pensiun Bermartabat” masih sama dengan buku-buku motivasi lainnya namun dapat memotivasi orang yang akan pensiun untuk semangat menjalani hidupnya. “buku ini seperti buku motivasi, tapi motivasi disini jika pensiun harus terus berlanjut, jangan sampai pensiun kerjaan pensiun juga hidupnya,” Ucap Mahasiswa Fikom 2013 tersebut. (Agam Rachmawan/SM)