Oleh : Fadhillah Dzikri*
Sebuah angan palsu ledakkan akal sehat berselimut semu.
Kecewa menjadi teman semalam yang butakan alur inspirasi.
Diri yang kosong memaksa akal berbuat sesuatu.
Akal pun enggan dan ia menghilang.
Hati berbisik, dan ia ingin hilang bersama akal.
Ya, aku harus hilang.
Egoisme kuasai diri, hilang agar dicari.
Agar aku tahu siapa yang paling peduli.
Berlari agar angin menyapu semua partikel diri.
Agar aku jadi abu.
Abu yang sia-sia atau pun abadi.
Abu yang akan terbang mencari siapa yang menanti.
*Penulis adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi 2013

Psting yang bagus saya sangat menyukainya…
Psting yang bagus saya sangat menyukainya…