Teks Oleh : Bobby Agung Prasetyo
Foto Oleh : Adil Nursalam
Sepasang peserta yang mengikuti lomba kaulinan barudak (permainan anak-anak) di acara Milad ke-33 Fakultas Ekonomi Unisba, (28/04). Acara ini mengangkat tema mengenai budaya lokal di Jawa Barat.
Bandung,SM – Dalam rangka merayakan miladnya yang ke-33, Fakultas Ekonomi Unisba mengadakan sebuah acara bertajuk “Science, Art and Sport: Menguak Potensi Ekonomi Kreatif Unggulan Daerah Melalui Seni Budaya Lokal jawa Barat” di kampus Unisba Jln. Tamansari No. 1, (28/04). Terdapat berbagai macam kegiatan yang menarik diantaranya lomba permainan tradisional, rampak sekar, karya tulis ilmiah, dan dijajakannya aneka kuliner khas Bandung seperti mie kocok, es goyobod, dan lain-lain. Acara ini melibatkan Komunitas Hong, yaitu komunitas yang bergerak di bidang pengkajian mainan rakyat.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB berlangsung cukup ramai, baik itu dari internal maupun eksternal Unisba. Dua peserta lomba kaulinan tradisional dari SMAN 13 Bandung, Linda dan Edvina, mengaku senang dengan acara tersebut. Menurut mereka, kebudayaan sunda dapat diangkat kembali dengan adanya acara seperti ini. “Pokonya mah rame”, ujar Edvina.
Magnas, dosen dari Fakultas Ekonomi, mengungkapkan bahwa selain untuk merayakan milad, acara ini juga bertujuan sebagai media promosi untuk murid SMA yang akan melanjutkan ke jenjang perkuliahan dan penambah kreativitas masyarakat. Ia memiliki harapan bahwa dengan adanya kegiatan seperti ini, paling tidak dapat membantu mengingatkan kembali terhadap budaya yang potensinya dapat dikembangkan dan bisa menghasilkan keuntungan baik itu secara finansial maupun pribadi.
Acara ditutup dengan pengumuman pemenang lomba-lomba yang digelar, dan juara umumnya, yakni dari SMAN 1 Lembang. Para peserta yang menjadi juara mengaku senang bercampur kaget. “Mungkin untuk kedepannya bisa ditambah lagi permainannya seperti kelereng atau layangan”, canda Sandi, siswa SMAN 1 Lembang, sembari diselingi tawa dari rekan-rekannya.
