
Teks Oleh: Muhammad Kahfi Jati
Foto Oleh: Deni Setia Permana
Senin siang (19/12) Happy Salma mendatangi KMJ (Keluarga Mahasiswa Jurnalistik) dan Stuba (Studi Teater Unisba) dalam rangkaian promosi monolog yang akan diperankan olehnya dengan judul “Inggit Ganarsih”. Pagelaran tersebut akan berlangsung di Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) pada 22 Desember nanti.
Happy mengatakan, bahwa Inggit Ganarsih adalah seorang pahlawan wanita yang terlupakan. Beliau adalah mantan istri Soekarno yang tidak ingin dipoligami, sehingga lebih memilih tinggal di Bandung dan menjual bedak, daripada harus tinggal di istana. Ia menambahkan bahwa Inggit senantiasa merawat dan menjaga semangat Soekarno, terutama saat Sang Proklamator sedang dalam rumah tahanan Banceuy, dimana Inggit menengoknya. “Monolog ini juga dipentaskan dalam memperingati hari ibu,” ujar wanita 31 tahun itu.
Selain memaparkan sedikit cerita dalam monolognya, Happy Salma juga menyontohkan beberapa potong kalimat yang telah ia hafalkan. “Bayangkan! Apabila seseorang memiliki karakter dan iman yang kuat, dia tidak mungkin akan terpengaruh oleh ratap tangis seorang istri, yang takut hidup melarat!,” ujarnya dengan semangat disertai tepuk tangan oleh para pengunjung.
“Tanpa Inggit Ganarsih, Soekarno tidak akan bisa seperti sekarang ini. Tapi tanpa Soekarno, Inggit tetaplah Inggit! Jika ingin merasakan bagaimana rasanya menjadi perempuan yang hebat, datang dan tontonlah monolog ini!” ujar Ahda Imran, selaku penulis naskah.
Herwan Hamzah, mahasiswa Jurnalistik angkatan 2008 selaku sekjen KMJ mengatakan bahwa Happy Salma datang karena beliau yang menghubungi KMJ, bukan karena diundang. “Beliau datang bukan karena kami undang, tetapi beliaulah yang menghubungi KMJ. Karena itu, suatu kebanggaan bagi kami,” ujar pria yang menjadi moderator dalam talkshow tersebut. “Acara talkshow ini bukan hanya untuk anggota KMJ dan STUBA saja, tapi juga untuk semua mahasiswa di kampus ini,” tambahnya.
“Acaranya menyenangkan, saya tertarik untuk menyaksikan acara monolognya,” ujar Bobby Agung Prasetyo, Mahasiswa Fikom angkatan 2011. Selain ke Unisba, Happy Salma juga akan mengunjungi Unpas, Itenas, ITB, dan UPI, dalam kegiatan menceritakan monolognya.
