“ Kebetulan saya pengurus (TAB-Red) dan karyawan disini jadi mengajukan perizinan ke Kamtiber dan izin pun turun,” tutur Hedi Setiawan selaku staff bidang sarana prasarana dan Ketua Umum TAB.
“Sebenarnya pihak luar tidak bisa menggunakan sarana kampus (Kampus Utama-Red), tetapi karena di TAB ada staff, dosen dan mahasiswa Unisba, jadi diperbolehkan,” ujar Agus Hamzah Kabag Kamtib Unisba. Kampus utama Unisba berbeda dengan Kampus II yang berlokasi di Ciburial. Disana pihak luar boleh menggunakan sarana yang ada. Tetapi untuk Kampus Utama tidak diperuntukan bagi pemakaian pihak luar kampus, “Awalnya TAB akan meminjam Ciburial, tetapi karena bentrok dengan acara BEMU dan sudah terlanjur dalam undangan di Unisba sehingga dipindahkan ke Kampus Utama,” tambahnya.
“Untuk kedepan kebijakan tersebut tidak akan terjadi lagi,” tutup Agus Hamzah. Bukan hanya memberikan Izin tapi pihak Kamtib pun turut mengawasi jalannya acara, ketertiban dan keamanan acara. Karena walupun ada beberapa pihak dalam kampus tetap harus mengikuti peraturan dan rambu-rambunya.
Peminjaman tempat tersebut sama sekali tidak dipungut biaya apapun, kecuali untuk CS dan keamanan. Sama halnya dengan kegiatan-kegiatan mahasiswa saat akan menggunakan fasilitas kampus.
Tak hanya area kampus yang dijadikan tempat untuk Mubes TAB ini, “Baru pertama kali diadakan di Kampus, mungkin karena banyak anggotanya yang merupakan mahasiswa jadi diadakan di kampus,” ujar Choky partisipan wanita di TAB.
Musyawarah kali ini mengajukan dua kandidat Ketua Umum yaitu Hedi Setiawan dan Rano Sanusi, dengan 324 calon pemilih yang dimenangkan oleh Hedi Setiawan.
Cevi, selaku satpam unisba menuturkan bahwa selama kegiatan diluar kegiatan akademik serta bersifat positif kenapa tidak. “Untuk perizinannya saya hanya menerima surat dari Pimpinan (Kamtiber) saja.”
