Pembagian sertifikat mentoring dilaksanakan Bompai pada acara penutupan Sabtu (31/03). Acara tersebut berlangsung tertib.
Teks dan Foto Oleh : Muhammad Kahfi Jati
BANDUNG-SM, Badan Operasional Mentoring Pendidikan Agama Islam (Bompai) Unisba mengadakan acara Penutupan Mentoring dan Pembagian Sertifikat pada Sabtu, 31 Maret 2012 di Masjid Al-Asy’Ari Unisba.
Berbeda dengan saat Ujian Akhir Mentoring, peserta yang hadir kali ini cenderung lebih sedikit. Hal ini disinyalir karena banyaknya mahasiswa yang tidak mengetahui acara tersebut.
“Menurut saya, pengumuman mengenai adanya acara ini kurang informatif, sampai banyak mahasiswa yang tidak mengikuti. Seandainya kemarin-kemarin saya dan teman-teman saya tidak di masjid dan diberitahu Bompai tentang acara ini, mungkin kami juga tidak akan hadir,” terang Dede, mahasiswa Fakultas kedokteran Unisba.
Seharusnya acara ini dilaksanakan pada 18 Maret 2012, tetapi dimundurkan menjadi kemarin, karena Bompai menginginkan semua mahasiswa dapat mengikuti. “Kalau hari Minggu, mungkin banyak mahasiswa yang berhalangan,” ujar Anca, Pengurus operasional harian Bompai.
Anca menjelaskan bahwa mereka sudah memasang pamflet-pamflet sejak seminggu lalu. “Kami menginginkan peserta acara ini adalah yang ingin bersilaturahmi dengan bompai, bukan karena terpaksa. Tidak penting masalah banyak atau tidaknya peserta, yang penting silaturahmi,” ujarnya.Ia juga menambahkan bahwa peserta yang lulus mentoring tapi tidak menghadiri acara dapat langsung ke Bompai untuk mengambil sertifikat.
“Kami ingin para mahasiswa mengikuti mentoring ini bukan atas dasar kewajiban, tetapi kebutuhan, karena mereka mendapatkan poin-poin Islami disini,” ujar Anca.
Dalam acara ini, diumumkan juga para peserta mentoring terbaik dan para pementor terbaik.
