Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Kampus
  • P2TP2A Sosialisasikan KDRT pada Mahasiswa Bandung
  • Berita Kampus

P2TP2A Sosialisasikan KDRT pada Mahasiswa Bandung

 

Oleh Annisa Vikasari

 

Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan acara Sosialisasi Anti Trafficking dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Rabu (26/10) di Gedung Pakuan,  Jl. Otto Iskandar Dinata, Bandung.

Suara Mahasiswa Oktober 26, 2011

Acara sosialisasi ini merupakan acara yang ditujukan untuk 200 peserta undangan yang merupakan perwakilan mahasiswa se-kota Bandung.

Acara diisi dengan diskusi panel oleh tiga pemateri yakni, Dra. Hj. Ani Rukmini, M.Ikom,  Dra. Hj. Yeni Huriyani, M.Ikom, dan Levy Olivia Nur, MT dengan moderator Dr. Dedeh Fardiah, dari divisi Informasi dan Dokumentasi P2TP2A yang juga merupakan Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba.

Selain itu juga hadir di awal acara, Istri Gubernur Jawa Barat, Hj. Netty Prasetiyani Heryawan, M.Si selaku ketua P2TP2A Provinsi Jawa Barat dan memberi materi mengenai Gender dan fungsi keluarga.

Dalam acara tersebut dibahas mengenai penyebab terjadinya trafiking dan KDRT, diantaranya adalah lapangan pekerjaan dan tingkat pendidikan yang rendah, serta tingginya tingkat pernikahan usia dini.

Sosialisasi ini ditujukan untuk mahasiswa karena dipandang sebagai agen perubahan sehingga diharapkan mampu menjadi pelaku anti diskriminasi.

“Mahasiswa diharapkan mampu menjadi pelaku anti diskriminasi dan trafiking karena itulah sasaran sosialisasi ini para mahasiswa,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Sri Asmawati Kusuma Wardani saat membuka acara.

“Sosialisasi ini bagus buat sharing dengan mahasiswa lain supaya disosialisasikan lagi ke orang lain tentang trafficking, supaya orang lain tau dan lebih waspada,” ungkap Riani Nurmalasari, perwakilan dari Unisba.

Acara ini diakhiri dengan penandatangan komitmen yang mengenai apa yang akan dilakukan setelah mendapat sosialisasi dari P2TP2A ini oleh mahasiswa dari setiap perwakilan Universitas.

Sepuluh orang perwakilan dari Unisba memberi komitmen bahwa mereka akan mensosialisasikan hasil seminar di intern Unisba, mendekati korban trafficking secara psikologis dan tidak akan bersikap apatis terhadap hal-hal yang menyangkut Trafficking dan KDRT.

 

Continue Reading

Previous: Hati-hati Sholat di Unisba
Next: Kembalilah, Wahai Mahasiswa

Hal Terkait

KP2FTK Mundur Serentak, Imbas Minimnya Pendampingan DAM FTK
  • Berita
  • Berita Kampus

KP2FTK Mundur Serentak, Imbas Minimnya Pendampingan DAM FTK

Juli 6, 2026
Pelaksanaan PKM Zero Waste Unisba Picu Kebingungan Mahasiswa
  • Berita
  • Berita Kampus

Pelaksanaan PKM Zero Waste Unisba Picu Kebingungan Mahasiswa

Juli 1, 2026
Pengembangan Reaktor Plasma Dingin di Unisba
  • Berita
  • Berita Kampus

Pengembangan Reaktor Plasma Dingin di Unisba

Juni 29, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Polemik Latsarmil dalam Program Kopdes Merah Putih
  • Alternatif
  • Artikel

Polemik Latsarmil dalam Program Kopdes Merah Putih

Juli 9, 2026
KP2FTK Mundur Serentak, Imbas Minimnya Pendampingan DAM FTK
  • Berita
  • Berita Kampus

KP2FTK Mundur Serentak, Imbas Minimnya Pendampingan DAM FTK

Juli 6, 2026
Forum Dago Melawan Gelar Aksi untuk Kawal PK 2 di MA
  • Berita
  • Berita Harian

Forum Dago Melawan Gelar Aksi untuk Kawal PK 2 di MA

Juli 5, 2026
Pelaksanaan PKM Zero Waste Unisba Picu Kebingungan Mahasiswa
  • Berita
  • Berita Kampus

Pelaksanaan PKM Zero Waste Unisba Picu Kebingungan Mahasiswa

Juli 1, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.