Kosim (60) sudah berjualan bubur ayam di depan kampus unisba. Selain ramai dengan mahasiswa, tidak adanya pungutan biaya dari pihak kampus, hanya seribu rupiah untuk kebersihan yang diberikan kepada pihak kebersihan daerah. Membuat Pria yang biasa dipanggil mang Engkos ini merasa nyaman berjualan disana.
Menurut pedagang yang berjualan sejak 1989 ini, kebijakan yang diterima pedagang tergantung pada pemimpin kampus, “kebijakan dari Unisba untuk saat ini belum ada, namun pada tahun 2002 ada musyawarah untuk pembinaan PKL dari pemerintah yang dibantu oleh Unisba. Namun dari dari pihak unisba sendiri menolak untuk pembinaan PKL tersebut dan menyarankan mengadakan relokasi,” ungkap Mang Engkos.
“Saya cukup memaklumi keputusan unisba tersebut, namun saya mewakili para PKL disini sangat mengharapkan Unisba menyediakan lapak apabila kami memang tidak boleh berjualan disini,” tambah pria berkumis ini.
Selain menjadi alternatif dalam pilihan jajanan. Keberadaan pedagang kaki lima tersebut cukup menimbulkan efek kumuh dan terlihatnya banyak sampah depan kampus Unisba. Hal tersebut dituturkan Anisa Hamzah (18) seorang Mahasiswa Ekonomi Akuntansi, “Bagus sih ada pedagang depan kampus soalnya kantin unisba kurang memadai. Seharusnya pedagang depan unisba lebih ditata lagi, jangan didepan Unisba banget karena jadi banyak sampah dan terlihat kumuh”
Sementara itu, pada dasarnya setiap PKL dilarang berjualan di sekitar lingkungan kampus Unisba. Menurut Wakil Dekan 1 Ekonomi, Magnaz Oktaroza SE., M.Si., Ak, “Sebenarrnya kami tidak memberikan izin dan memang tidak ada penjual yang meminta izin untuk berjualan depan kampus Unisba. Mengenai relokasi memang sudah seharusnya dilaksanakan karena PKL membuat Unisba kumuh dan tidak terlihat”. meskipun demikian para pedagang tetap saja berjualan di area kampus.
Berdasarkan hal itu, terlihat bahwa dari pihak kampus bersikap lunak dan belum menemukan titik temu dari permasalahan tersebut pada PKL yang berjualan di area depan kampus, dengan tidak dilanjutkannya lagi relokasi bagi para pedagang yang belum direalisasikan dari tahun 2002.

