Salah satu pekerja yang ada di sana, Nana, menuturkan bahwa proyek ini dimulai dari seminggu yang lalu. Terdapat beberapa lubang besar yang tuturnya akan dijadikan pondasi. Mengenai konsep, Enay Iskandarsyah selaku kepala pelaksana berujar bahwa arsitektur ini tidak jauh berbeda seperti lahan parkir bertingkat yang ada di Balubur Town Square di Jln. Tamansari, Bandung. “Untuk masalah lalu lalang, sampai saat ini masih bisa, karena kita mengerjakannya sepotong-sepotong,” ujarnya ketika ditanya soal bentroknya lalu lalang antar mahasiswa yang hendak memarkirkan motor dengan pekerja yang sibuk mengerjakan proyek tersebut. Sesuai dengan perkiraan Enay, lahan parkir baru ini bisa menampung sekitar 300 motor.
Menurut Levia, mahasiswa ekonomi 2009, proyek pembangunan lahan parkir baru ini dinilai bagus karena akan mengurangi mahasiswa untuk parkir di pinggir jalan. Berbeda dengan Asep yang juga rekan kuliah Levia, ia berpendapat bahwa proses pembangunan ini mengganggu. “Salah sih. Senin kan sudah mulai kuliah lagi. Sementara ini masih pengerjaan. Ntar numpuk atuh,” katanya.
Proyek yang untuk sementara ini digawangi oleh 8 pekerja, memiliki target pengerjaan selama 4 bulan, dan akan selesai di tanggal 28 Desember mendatang. Enay sendiri berharap kepada mahasiswa agar memanfaatkannya secara disiplin dan rapi, bilamana lahan parkir ini sudah selesai digarap.
