Konsolidasi Mahasiswa Unisba Tolak Cuti Paksa

Konsolidasi. Segenap mahasiswa dan mahasiswi UNISBA menyepakati sikap atas tidak adanya penangguhan terhadap pembayaran USKS semester ini dengan membubuhi tanda tangan pada banner kosong bertuliskan “KAMI MAHASISWA UNISBA MENOLAK PENCUTIAN PAKSA” di dalam Gedung Aqurium, Kamis (23/10). (Syifa Luthfiati/SM)

Suaramahasiswa.info, Unisba – Sebagai simbol penolakan atas cuti paksa karena tidak adanya perpanjangan pembayaran USKS, beberapa BEM Fakultas serta lapisan mahasiswa yang lain, menandatangani petisi menolak pencutian paksa di spanduk besar. Berbicara langkah selanjutnya, mereka akan melakukan aksi turun ke jalan sekitar jam 08.00 pagi, Jumat besok (24/10).

“Kesepakatannya, besok kita akan aksi turun ke jalan. Secara institusi bersama, kita dengan tegas menyatakan tidak sepakat adanya pencutian paksa,” jelas Nuran.

Selain aksi atas dasar penolakan pencutian paksa. Mereka pun akan menuntut transparansi dana dari yayasan. Transparansi dana kampus di Unisba dinilai tertutup dan pihak Universitas atau yayasan bungkam ketika ditanya mengenai hal ini.

“Kita besok akan turun ke jalan, menyatakan sikap menolak pencutian paksa dan menuntut agar Yayasan maupun Universitas melakukan transparansi kepada mahasiswa,” tegas Annis Irawan, Manajemen 2010. (Adil Nursalam/SM)