Skip to content
Suaramahasiswa.info

Suaramahasiswa.info

Nakal, Tajam, Menggelitik

  • Berita
  • E-Magz
  • Varian
  • Alternatif
    • Artikel
    • Kontributor
    • Curhat
    • Opini
    • Sastra
    • Release
    • Review
    • Advertorial
  • Galeri
  • Editorial
  • Ketentuan Menulis
  • Tentang Kami
SMTV
  • Home
  • Berita
  • Berita Kampus
  • Alasan Pemakaian Kertas Suara, Pemilu Raya Unisba 2013-2014
  • ALL POST
  • Berita Kampus

Alasan Pemakaian Kertas Suara, Pemilu Raya Unisba 2013-2014

Suara Mahasiswa Desember 20, 2013

Bilik suara pemilihan umum presiden mahasiswa Unisba dan wakilnya. Badan Pekerja Pemilihan Umum (BPPU) menggunakan kertas suara dalam pemungutan suara dalam pesta demokrasi tahun 2013-2014 Senin (16-18/12).

Bilik suara pemilihan umum presiden mahasiswa Unisba dan wakilnya. Badan Pekerja Pemilihan Umum (BPPU) menggunakan kertas suara dalam pemungutan suara dalam pesta demokrasi tahun 2013-2014 Senin (16-18/12).

Suaramahasiswa.info, Unisba – Ada yang berbeda dengan penyelenggaraan pemilu raya Unisba tahun ini. Jika tahun lalu, Badan Pekerja Pemilihan Umum (BPPU) memanfaatkan software teknologi dalam pemungutan suara, maka tahun ini BPPU menggunakan kertas suara. Pemilihan metode pemungutan dengan kertas suara ternyata dilatar belakangi oleh faktor mengurangi tingkat kecurangan serta menekan biaya pengeluaran dalam pemilu tahunan ini.

Pemungutan suara dengan menggunakan kertas, memang penghitungannya pun harus secara manual dan membutuhkan waktu kerja yang lama. Namun hal tersebut dijamin kejujurannya, “Kalau pake teknologi komputer, itu kan pake software, software itu buatan manusia, punya kelemahan, kalau pake software bisa saja ketika orang masuk bilik suara dia masukan NPM yang dia apal, berindikasi ada kecurangan,” papar Annis Irawan, pejabat sementara Dewan Amanat Mahasiswa Unisba (DAMU).

Annis pun menjelaskan, dia dan rekan-rekannya sempat mengusulkan pemilu raya tahun ini menggunakan teknologi software komputer seperti tahun lalu. Pertimbangan antara menghemat biaya dan meminimalisir kecurangan, maka, ia memutuskan untuk memakai kertas suara dalam pesta demokrasi tahun 2013-2014. (Adil Nursalam/SM)

Tags: BEM Unisba DAM Unisba Kertas Suara Pemilu Raya Unisba Pesta Demokrasi Unisba Suara Mahasiswa

Continue Reading

Previous: Antusiasme Mahasiswa di Pesta Demokrasi Unisba
Next: Menjelang Diklatsar, Mapenta Persiapkan Fisik dan Mental

Hal Terkait

Ormawa Keluhkan Keterbatasan Waktu Pengenalan pada Taaruf 2026
  • Berita
  • Berita Kampus

Ormawa Keluhkan Keterbatasan Waktu Pengenalan pada Taaruf 2026

September 16, 2026
Taaruf Unisba TA 2026/2027 Diikuti 1.938 Mahasiswa Baru
  • Berita
  • Berita Kampus

Taaruf Unisba TA 2026/2027 Diikuti 1.938 Mahasiswa Baru

September 16, 2026
Taaruf Unisba Kini Gunakan Sistem Offline dan Online
  • Berita
  • Berita Kampus

Taaruf Unisba Kini Gunakan Sistem Offline dan Online

September 14, 2026

Zine Lawan Edisi April 2025

You may have missed

Menyelisik Independensi Organisasi Mahasiswa
  • Artikel

Menyelisik Independensi Organisasi Mahasiswa

September 18, 2026
Ormawa Keluhkan Keterbatasan Waktu Pengenalan pada Taaruf 2026
  • Berita
  • Berita Kampus

Ormawa Keluhkan Keterbatasan Waktu Pengenalan pada Taaruf 2026

September 16, 2026
Taaruf Unisba TA 2026/2027 Diikuti 1.938 Mahasiswa Baru
  • Berita
  • Berita Kampus

Taaruf Unisba TA 2026/2027 Diikuti 1.938 Mahasiswa Baru

September 16, 2026
Potret Suasana Taaruf Unisba 2026
  • Galeri

Potret Suasana Taaruf Unisba 2026

September 15, 2026
Copyright © 2025 Pers Suara Mahasiswa Unisba, All rights reserved. Dari Mahasiswa Untuk Kemanusiaan | DarkNews by AF themes.