Salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) menjelaskan kegiatan dan prestasi yang pernah diperolehnya dalam ta’aruf hari kedua, Selasa (9/9) (Wildan N/SM)
Suaramahasiswa.info-Unisba Selasa (9/9) yang merupakan ta’aruf kedua sekaligus terakhir bagi mahasiswa baru Universitas Islam Bandung. Rangkaian acara hari ini terdiri dari tujuh materi yang disampaikan oleh pemateri terpilih. Salah satunya perkenalan delapan LKM (Lembaga Kegiatan Mahasiswa) yang dibacakan oleh Lilim Halimah. Penjelasan disampaikan oleh perwakilan dari masing-masing organisasi kampus tersebut.
Di balik kesuksesan acara ta’aruf, ada pula kendala yang didapatkan oleh pihak LKM. Terbatasnya waktu yang diberikan membuat mahasiswa kurang memahami seperti apa kegiatan setiap LKM. Salah satu mahasiswa baru dari fakultas Psikologi merasa tidak jelasnya penjelasan yang diberikan. “Kita sangat semangat menunggu apa yang akan dipertunjukkan, namun baru saja maju kedepan sudah langsung di patok oleh dosennya,” ucap Aisha Nurrahman.
Menwa yang merupakan salah satu LKM di Unisba merasa kecewa atas dipotongnya penjelasan yang akan disampaikan kepada mahasiswa baru. Wakil Komandan Menwa Ismail Wefa mengungkapkan kekecewaannya, “seharusnya kalau mau mengingatkan cukup sekali saja, kita di sana mau menggalang masa tapi seolah-olah dipojokan,” tambahnya.
Klarifikasi-pun disampaikan oleh Lilim Halimah, yang mengaku sudah berkoordinasi sebelumnya kepada LKM untuk menjelaskan secara singkat tentang organisasinya. Beliau mengaku waktu yang diberikan memang singkat untuk memperkenalkan kemahasiswaan dan LKM. “Tolong sampaikan permintaan maaf saya kepada teman-teman yang complain, karena ini adalah keterbatasan segalanya,” tutup Wakil Ketua 2 Program Ta’aruf. (Muthia M/SM)
